Moeldoko Minta Satpol PP Jaga Stabilitas Keamanan Jelang Pemilu

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 30 Jan 2019 12:08 WIB
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko memberi sambutan di acara pembukaan rapat koordinasi nasional (Rakornas) Satpol PP dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) (Foto: Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo datang ke pembukaan rapat koordinasi nasional (Rakornas) Satpol PP dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) untuk menyambut Pemilu 2019. Moeldoko meminta Satpol PP dan Linmas untuk berperan menciptakan situasi kondusif.

Awalnya Moeldoko bicara soal Indonesia yang diproyeksikan akan jadi negara pemain ekonomi dunia. Indonesia secara bertahap akan masuk ke dalam 4 besar negara pemain ekonomi dunia.

"Banyak orang yang pesimis yang melihat situasi negara ini. Saya berharap tidak ada satu pun dari kita yang pesimis dalam menatap masa depan. Sangat clear bahwa masa depan Indonesia telah digambarkan oleh McKinsey Global Institute yang sangat terhormat dan bisa dipercaya. Dia menggambarkan bahwa Indonesia pada pada 2025 akan menjadi 8 besar pemain ekonomi dunia," kata Moeldoko di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Rabu (30/1/2019).


"Pada tahun 2030 kita akan menuju pada 6 besar pemain global di bidang ekonomi dan 2045 kita digambarkan akan menjadi pemain 4 besar ekonomi dunia. Bisa dibayangkan kalau Indonesia sudah diproyeksi oleh lembaga yang sangat terhormat kenapa kita mesti pesimis?" sambungnya.

Mantan Panglima TNI ini menjelaskan untuk mewujudkan proyeksi tersebut, ada tiga syarat yang mesti dipenuhi. Satpol PP dan Satlinmas bisa ikut berperan dalam upaya mencapai ketiga syarat agar proyeksi Indonesia sebagai negara pemain ekonomi terwujud.

Moeldoko mengatakan Satpol PP dan Satlimas bisa berperan untuk menjaga stabilitas keamanan yang terus terjaga jelang Pemilu 2019. Sehingga usai pemilu, Indonesia tetap kondusif.


"Tetapi barang itu tidak tiba-tiba saja datang. Harus ada sebuah upaya besar untuk menuju ke sana. Tiga prasyarat yang besar untuk menuju ke sana adalah negara harus memiliki stabilitas ekonomi kuat, stabilitas politik yang dinamis dan kuat, dan harus memiliki stabilitas keamanan. Nanti di sinilah fungsi Anda semua para Satpol PP dan jajarannya," kata Moeldoko.

Moeldoko menambahkan, Satpol PP dan Satlinmas juga bisa ikut menjaga stabilitas ekonomi. Menurutnya, Satpol PP dan Satlinmas mesti menyampaikan upaya pemerintah untuk menjaga ekonomi tetap stabil. Hal serupa sebelumnya sudah disampaikan kepada TNI-Polri.

"Stabilitas ekonomi saat ini, pemerintah sudah bisa menjaga makro ekonomi sangat baik. Bisa dibayangkan di tengah turbulensi ekonomi global, pertumbuhan ekonomi global 2,5 persen rata-rata. Indonesia mampu bertumbuh dengan baik 5,15 persen. Ini prestasi yang tidak mudah," kata Moeldoko.


Sementara itu, Tjahjo Kumolo mengatakan rakernas ini sebagai bagian konsolidasi jelang Pemilu 2019. Dia menerangkan Satpol PP bisa ikut mengamankan tempat pemungutan suara (TPS) di hari pencoblosan nanti.

Satpol PP juga bisa berperan mendorong masyarakat untuk berpartisipasi menyalurkan hak pilih di Pemilu 2019. Selain itu, Satpol PP juga semestinya menyampaikan capaian kerja pemerintah.

"Intinya peran Satpol PP sebagai pelaksana perda, dia punya pimpinan kepala daerah. Tetapi untuk pileg dan pilpres, seperti yang dikatakan Pak Moeldoko tadi, Satpol PP harus berada di tengah-tengah masyarakat ikut mengamankan TPS, ikut mendorong warga untuk menggunakan hak pilihnya," ucap Tjahjo.

"Yang kedua, Satpol PP sebagai bagian daripada pemerintah ini harus berani menyampaikan kepada masyarakat apa yang sudah diprogramkan oleh pemerintahan ini. Itu saja," sambungnya. (jbr/dhn)