Foto 'spanduk RT 06' ini banyak beredar di Twitter. Entah editan atau bukan, pesan-pesan ini tertulis di atas spanduk putih yang terpasang di tembok.
Salah satunya bertuliskan 'Mau Jokowi/Prabowo yang jadi presiden-nye warga RT 06 tetep damai dan jaga silaturahmi. Kite sakit, keluarga kite sakit yang jenguk bukan presiden tetapi tetangga loe'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Kontroversi di Balik Nurhadi-Aldo |
[askmf] sarkas level rt 06. pic.twitter.com/pjlXF3mTg1
β askMF (@askmenfess) January 28, 2019
Ada pula pesan 'nyeleneh' bertuliskan 'Siapapun Presidennya Tetep Aja We Fall In Love With People We Can't Have'. Tulisan ini dilengkapi dengan tanda 'RT 06' di bagian bawah spanduk.
dear indonesians pic.twitter.com/owRDXaBkQN
β dwiki aprinaldi (@dwikiaprinaldi) January 28, 2019
Menanggapi hal tersebut, KPU mengapresiasi kreativitas warga dalam mengkampanyekan pemilu damai. KPU merasa terbantu dengan ajakan pemilu damai tersebut.
"Itu kan imbauan damai nggak ada masalah untuk kita, kita dibantu dong," ujar komisioner KPU Ilham Saputra di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Selasa (29/1/2019).
Ilham mengatakan pihaknya tidak mempermasalahkan konten itu selama tulisan yang dibuat memiliki konteks pemilu damai. Yang penting, konten tersebut tidak mengarahkan pemilih untuk golput atau tidak memilih.
"Ya (kita apresiasi), saya kira itu baik kan tidak ada upaya golput. Selama kemudian kontennya untuk pemilu damai nggak ada masalah, inikan konteksnya pemilu damai," ucap Ilham.
"Jadi orang jangan terlalu ribut karena beda pilihan misalnya gitu kan ini yang dimaksud. Jadi saya kira nggak ada masalah," pungkasnya.
Ikuti perkembangan terbaru Pemilu 2019 hanya di detikPemilu. Klik di sini (imk/fjp)











































