Keluarga Rini Batal Surati KPI

Dugaan Flu Burung

Keluarga Rini Batal Surati KPI

- detikNews
Selasa, 13 Sep 2005 12:02 WIB
Semarang - Meski pernah mengeluhkan pemberitaan seputar kematian Rini Dina Prihatiningsih yang diduga mengidap flu burung, keluarga batal menyurati Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Mereka beralasan langkah tersebut hanyalah sikap reaksioner semata."Itu hanya spontanitas. Berita-berita seputar kematian almarhumah sudah banyak beredar. Tidak ada gunanya menyurati KPI," kata suami Rini, Agus Mardeo, kepada detikcom ketika ditemui di rumahnnya, Jl Badak VI No 3 Semarang, Selasa (13/9/2005).Ketika didesak dengan alasan pembatalan menyurati KPI, Agus menambahkan, keluarga merasa pemerintah sudah cukup aktif menangani kematian istrinya. Dia mencontohkan, hari ini Depkes mengambil sampel darah sejumlah keluarga, tetangga, dan orang-orang yang pernah kontak dengan almarhumah istrinya."Nggak, kita nggak jadi menyurati KPI. Biar saja pemberitaan yang sudah ada. Pemerintah sudah lebih pro ktif kok," ujarnya datar.Lelaki yang mengaku bekerja di bidang wiraswasta ini menjelaskan, saat ini keluarganya tidak berencana melakukan tindakan apa pun. Mereka hanya menunggu hasil pemeriksaan sampel darah dari Litbang Depkes."Tinggal tunggu hasil pemeriksaan. Apa pun hasilnya, kita terima saja agar semua berjalan sebagaimana biasanya," imbuhnya.Selasa pagi tadi, Tim Depkes mengambil darah dari 12 orang anggota keluarga, seorang tetangga, modin, dan penggali kubur TPU Cantung, Jomblang, Semarang, tempat Rini dimakamkan. Ke-15 orang tersebut dinilai pernah kontak dengan almarhum. Sampel darah itu dibawa ke Litbang Depkes RI. (nrl/)



Berita Terkait