DetikNews
Senin 28 Januari 2019, 18:56 WIB

Bamsoet Bertemu Perwakilan Musisi Bahas RUU Musik

Tsarina Maharani - detikNews
Bamsoet Bertemu Perwakilan Musisi Bahas RUU Musik Musisi saat menemui Ketua DPR Bambang Soesatyo. (Foto: dok. Bamsoet)
Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menerima sejumlah musisi Tanah Air. Mereka membahas rancangan UU Permusikan.

"Mereka menyampaikan aspirasi sebagai bahan masukan atas RUU Permusikan yang sekarang sedang berproses di DPR. Tentu masukan-masukan dari mereka sangat penting bagi kami," kata Bamsoet di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/1/2019).


Bamsoet didampingi anggota F-PDIP Maruarar Sirait dan musisi sekaligus anggota Komisi X Anang Hermansyah dalam pertemuan itu. Musisi yang hadir antara lain Glenn Fredly, Tompi, Yuni Shara, Andien, dan Rian 'D'Masiv'. Bamsoet menilai aspirasi dari para musisi ini sangat membantu anggota Dewan membahas RUU Permusikan lebih mendalam.

"Ternyata banyak hal yang tidak kami pahami dan baru bisa kami pahami setelah beberapa dari mereka menyampaikan persoalan yang mereka hadapi sehari-hari. Mudah-mudahan pertemuan yang baru saja kita lakukan bisa memberikan masukan yang baik atas penyempurnaan atas pasal-pasal yang ada dalam RUU Permusikan," ujarnya.

Bamsoet Bertemu Perwakilan Musisi Bahas RUU MusikMusisi saat menemui Ketua DPR Bambang Soesatyo. (Foto: dok Bamsoet)

Sementara itu, Glenn Fredly berharap DPR mampu melahirkan RUU Permusikan yang berkualitas. Dia ingin RUU Permusikan yang akan disahkan menyentuh aspek tata kelola dunia musik Tanah Air.

"Yang paling penting adalah tidak hanya RUU Permusikan ini selesai, tapi juga gimana harus berkualitas dan bisa memberikan manfaat. Substansi dari UU ini adalah bagaimana bisa menyejahterakan, melindungi, bahkan juga tentang tata kelola ekosistem musik Indonesia," ucap Glenn.


Sebab, kata Glenn, musik bisa berkontribusi besar bagi negara jika dikelola dengan baik. Tata kelola musik saat ini, dinilai Glenn, belum maksimal.

"Sekarang ini kan, kalau melihat data yang ada, kontribusinya masih kecil. Artinya tata kelolanya belum maksimal," imbuh dia.
(tsa/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed