Los Angeles Mati Lampu, Status Darurat Diberlakukan
Selasa, 13 Sep 2005 10:02 WIB
Jakarta - Kota sebesar Los Angeles ternyata rentan mati lampu juga seperti halnya Jakarta. Namun berbeda dengan penanganan di Jakarta, aparat Los Angeles langsung memberlakukan keadaan darurat.Blackout itu menimpa ribuan pelanggan listrik di kota besar itu. Para petugas sibuk mencari tahu penyebab mati listrik itu. Sedangkan polisi menetapkan keadaan darurat. Demikian dilansir ABC News Online, Selasa (13/9/2005). "Kota dalam kondisi siaga dan mudah dimengerti bila lalu lintas akan kena imbasnya," kata jubir polisi Los Angeles Kevin Meiberger."Polisi hanya akan merespons pada panggilan di mana di situ ada ancaman yang membahayakan jiwa," sambungnya.Meski status darurat diberlakukan, namun polisi tidak merencanakan evakuasi. Dilaporkan juga tidak ada orang yang terluka. "Di sini terjadi kekacauan yang besar. Ini adalah kekacauan energi yang meluas," ungkap jubir dinas pemadam kebakaran Los Angeles Jim Wells.Jubir Departemen Air dan Energi Los Angeles menyatakan, belum diketahui berapa banyak rumah atau tempat bisnis yang terpaksa kehilangan energi, meskipun diketahui jumlahnya mencapai ribuan. "Kami sedang berusaha mengatasi itu. Kami duga ada masalah transmisi," kata jubir Kim Hughes.Mati listrik itu tampak terasa di pusat keramaian Los Angeles, Koreatown, North Hollywood, Burbank dan San Fernando Valley. Sedangkan Bandara Internasional Los Angeles masih selamat.Televisi-televisi memperlihatkan gambaran kekacauan yang muncul di peremparatan-perempatan jalan. Sedangkan para pekerja kantoran berjubel di luar kantor-kantor mereka menunggu sumber energi menyala kembali.
(nrl/)











































