DetikNews
Senin 28 Januari 2019, 14:51 WIB

Kala JK Soroti Jl Thamrin Mirip Singapura, Priok Seperti Bangladesh

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Kala JK Soroti Jl Thamrin Mirip Singapura, Priok Seperti Bangladesh Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom
Jakarta - Wajah karut marut Ibu Kota menjadi topik hangat dalam rapat terkait penanganan transportasi di Jakarta. Wakil Presiden Jusuf Kalla melontarkan kritik tajam.

JK menyoroti ketimpangan yang terjadi di Jakarta dari transportasi hingga budaya masyarakat. Dia bahkan membandingkan perkembangan pembangunan di jantung ibu kota negara ini dengan negara-negara tetangga.

 Rapat tersebut dihadiri sejumlah kepala daerah di Jabodetabek. Rapat tersebut dihadiri sejumlah kepala daerah di Jabodetabek. Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom


"Ini Jakarta, kalau kita ada di Jalan Thamrin itu seperti di Singapura tapi kalau kita di belakangnya, itu Tanjung Priok seperti Bangladesh," kata JK saat membuka ratas di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (28/1/2019).


Rapat tersebut dihadiri sejumlah kepala daerah di Jabodetabek, seperti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum, Bupati Bogor Ade Yasin, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, hingga Wali Kota Depok Mohammad Idris.

Ada juga sejumlah Menteri Kabinet Kerja, di antaranya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, hingga Menteri BUMN Rini Soemarno.


"Rapat ini untuk membicarakan tentang sistem transportasi ke depan di Jabodetabek" ujar JK.

JK pagi tadi sempat meninjau sejumlah titik kemacetan di wilayah Jabodetabek menggunakan helikopter TNI AU. Tinjauan tersebut untuk mengetahui lebih jelas apa yang terjadi dan apa yang harus dilaksanakan terkait transportasi di Jabodetabek.

"Pertanyaannya adalah apakah masalah kita hanya transportasi, dan apakah, atau bagaimana transportasi bisa menjalankan yang lain," ucap JK.

 JK pagi tadi sempat meninjau sejumlah titik kemacetan di wilayah Jabodetabek menggunakan helikopter TNI AU. JK pagi tadi sempat meninjau sejumlah titik kemacetan di wilayah Jabodetabek menggunakan helikopter TNI AU. Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom

Menurut JK, sistem transportasi yang ada di wilayah Jabodetabek harus saling terkoneksi satu dengan lainnya agar saling memberikan manfaat.

JK lalu membandingkan budaya masyarakat di Indonesia dengan di beberapa negara maju. "Kalau di negara lain orang kaya tinggal di luar kota, orang yang kurang mampu tinggal di dalam kota. Kalau kita terbalik, orang yang mampu tinggal di dalam kota, orang yang kurang mampu tergeser ke luar kota. Sehingga lebih besar ongkosnya, karena itu lah kita membicarakan kosepnya apa yang kita harapkan," tuturnya.

Hingga saat ini ratas terkait transportasi masih berlangsung tertutup. Sebelumnya, JK bersama Anies dan sejumlah menteri naik heli untuk memantau kawasan Slipi, Simpang Semanggi, Jagorawi wilayah Cawang hingga Taman Mini dan Cilitan.

Setelahnya heli Superpuma yang di tumpangi menuju Cikunir, Gerbang Tol Tambun, Cakung kemudian ke arah Utara Tol Tanjung Priuk dan ke Pantai Indah Kapuk.
(aan/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed