"AC-nya tak bekerja ideal, jadi suhunya tak mencukupi jadi pilotnya memilih kembali untuk perbaikan AC," kata Manajer Public Relations Garuda Indonesia Ikhsan Rohan saat dimintai konfirmasi detikcom, Senin (28/1/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"AC-nya bekerja tidak normal, kedinginannya tidak ideal. Kan itu ada prasyarat juga, suhu ideal, kalau dia tak pada dingin tertentu pesawatnya tak bisa naik ke atas," imbuh Ikhsan.
Setelah RTB, para penumpang diterbangkan menuju Bangkok dengan pesawat lainnya. Adapun pesawat yang AC-nya sempat rusak berjenis Boeing 737NG.
"Sudah berangkat lagi jam 12.50 (WIB)," kata Ikhsan. (bag/fjp)











































