Golkar Sambut Gembira PBB Yusril Dukung Jokowi

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Senin, 28 Jan 2019 14:15 WIB
Foto: Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono. (Lisye-detikcom)
Jakarta - Partai Bulan Bintang (PBB) menyatakan akan mendukung pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Golkar menyambut gembira terkait keputusan PBB itu.

Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono mengatakan dukungan dari PBB dapat meningkatkan aksesibilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin khususnya di kalangan umat Islam.


"Dan PBB kami sambut gembira dan mudah-mudahan ini menambah semakin meluasnya dan aksesibilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di kalangan umat Islam semakin meluas," kata Agung di Jalan Situbondo nomor 12, Menteng, Jakarta Pusat.

Agung sempat mengomentari soal pro kontra yang muncul setelah Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra mengumumkan partainya mendukung Jokowi-Ma'ruf. Diketahui, ada sejumlah kader PBB yang tak sepakat atas langkah tersebut.


Diberitakan sebelumnya ada sejumlah caleg PBB yang tergabung dalam Gerakan Nasional Caleg PBB Poros Makkah menyatakan mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Mereka mengatakan dukungan itu didasari hasil Ijtimak Ulama. Salah satu caleg PBB yang tegas menolak PBB mendukung Jokowi-Ma'ruf adalah Novel Bamukmin.

Terkait ini, Agung mengatakan seharusnya semua kader mengikuti kebijakan partai. Agung yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pakar Partai Golkar memberi contoh yang ada di partainya. Menurutnya, perbedaan pilihan wajar dalam berdemokrasi. Namun, setelah ada kesepakatan bersama, tiap kader mesti tunduk dengan keputusan tersebut.


"Ya saya sangat gembira karena penggagas dari Pak Yusril bukan hanya beliau Ketua Umum tapi jajarannya dan seluruh kadernya, dan benar apa yang dikatakan bahwa posisi kader tentu harus mengikuti kebijakan partai," ujar Agung.

"Begitu juga di Golkar, mungkin sebelumnya (ada) bermacam-macam (pendapat) tapi setelah diputuskan ini, sebagai proses demokrasi, begitu diputuskan ya harus tunduk terhadap kesepakatan bersama tersebut," lanjutnya.


Seperti diketahui keputusan PBB untuk mendukung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019 diambil dari rapat pleno yang telah dilakukan pada 19 Januari 2019 lalu. Ketum PBB Yusril Izha Mahendra mengatakan keputusan tersebut sudah sah dan demokratis.

"Keputusan memberikan dukungan politik kepada Jokowi-Ma'ruf Amin bukanlah keputusan pribadi Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra, tetapi keputusan mayoritas Rapat Pleno DPP PBB tanggal 19 Januari 2019," kata Yusril dalam keterangannya, Minggu (27/1) kemarin.

Ikuti perkembangan terbaru Pemilu 2019 hanya di detikPemilu. Klik di sini. (jbr/jbr)