"Kami hanya fokus pada logistik Pemilu untuk diselamatkan. Data pemilih juga sudah kami input ke KPU pusat dan ter-backup di laptop," kata Komisioner KPU Maros, Saharuddin, Sabtu (26/1/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tidak menduga sebesar ini banjirnya, makanya kita tidak sempat mengamankan semua dokumen. Nah yang susah ini laporan-laporan administrasi kantor, seperti data laporan keuangan yang banyak rusak. Kami akan segera laporkan hal ini ke KPU Provinsi dan pusat. Lalu kami akan menunggu instruksi lanjutan," terang Saharuddin.
Saat ini, jajaran KPU Maros sedang membersihkan sisa-sisa banjir. Saharuddin mengklaim dampak kerusakan akibat banjir tak mengganggu persiapan KPU Maros dalam Pemilu 2019. (zak/zak)