Diulang Tiga Kali, Abdul Kadir Karding Pimpin PKB Jateng

Diulang Tiga Kali, Abdul Kadir Karding Pimpin PKB Jateng

- detikNews
Selasa, 13 Sep 2005 02:22 WIB
Kudus - Karena memiliki perolehan suara sama banyak, pemilihan Ketua Tanfidz DPW PKB Jateng sempat diulang sebanyak tiga kali. Dalam Musyawarah Wilayah yang digelar pada 10 - 12 September di Ponpes Rohmatul Ummah, Jekulo, Kudus, itu Abdul Kadir Karding terpilih menjadi ketua untuk periode 2005 - 2010.Peserta yang punya hak pilih berjumlah 36 orang, terdiri perwakilan 35 Dewan Pengurus Cabanga (DPC) dan satu orang anggota tim caretaker. Pada sesi pertama, KH Hayatun Abdullah Hadziq (Gus Yatun), pengasuh Ponpes Roudlotul Mubtadiin Balekambang, Desa Gemiring Lor, Nalumsari, Jepara terpilih sebagai Ketua Dewan Syuro. Ia mendapatkan mendapat 21 suara. Sedangkan saingannya, KHJ Mahfudz Ridwan, Gedangan, Salatiga mendapat 7 suara dan KH Muzani 8 suara.Pada sesi kedua yang memilih Ketua Tanfidz, peserta terbagi dalam dua kelompok. Dua kali, dua kandidat yakni Abdul Kadir Karding dan Mohamad Yusuf Chudori atau Gus Yusuf mendapat 17 suara, dan dua orang lainnya abstain. Setelah diulang lagi, Karding mendapat 18 suara, Gus Yusuf (17) dan abstain (1).Muswil luar biasa itu digelar karena adanya perpecahan di tubuh PKB tingkat pusat antara kubu Alwi Shihab hasil muktamar luar biasa 2002 di Yogyakarta dan PKB pimpinan Muhaimin Iskandar hasil muktamar 2005 di Semarang.Kepengurusan PKB Jateng juga ikut pun pecah. Beberapa bulan kemudian, kubu Muhaimin membekukan PKB Jateng dan dibentuklah caretaker. Tim caretaker itulah yang menyiapkan dan menggelar Muswil Luar Biasa ini."Muswil telah berjalan secara demokratis. Kami akan bahu-membahu untuk membenahi partai. Yang kalah sudah legowo kok," kata Ketua Panitia SC > Muswil Kholidy Ibhar ketika dihubungi melalui teleponnya, Senin (12/9/2005).Kholidy menjelaskan, Ketua Dewan Syuro dan Ketua Tanfidz akan membentuk kepengurusan dalam 7 kali 24 jam. Setelah itu, pihaknya akan mengajukan surat ke DPP untuk pelantikannnya."Semua kelompok akan coba dirangkul. Termasuk orang-orang yang dulu terlibat di kubu Alwi Shibab. Kita semua kan ingin PKB maju," kata Kholidy. (ddn/)


Berita Terkait