Wajib Militer Singapura Makan Korban Aktor Muda

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 25 Jan 2019 20:05 WIB
Aloysius Pang (Foto: Dok. Instagram/aloypang)
Singapura - Singapura menerapkan wajib militer kepada mereka yang telah berusia minimal 18 tahun. Sebagai bentuk kepatuhan kepada negara, seorang aktor bernama Aloysius Pang pun turut mengikuti program tersebut.

Namun nasib nahas menimpa aktor berusia 28 tahun tersebut. Dia tewas setelah tubuhnya terjepit antara gun barrel sebuah artillery howitzer dengan kabin tank militer.


Kabar kematian Pang dikabarkan pertama kali oleh Panglima Militer Singapura Mayor Jenderal Goh Si Hou dalam konferensi pers seperti dilansir dari Channel News Asia, Jumat (25/1).

Pang kala itu tengah mengikuti pelatihan militer di Selandia Baru dan bertugas sebagai teknisi persenjataan pada Batalion Ke-268 Artileri Singapura.

Insiden yang merenggut nyawanya itu terjadi saat dia ikut pelatihan tahunan militer Singapura bernama 'Exercise Thunder Warrior' di Waiouru Training Area, Selandia Baru, 19 Januari 2019.

Pang ditugasi memperbaiki sebuah gun barrel yang rusak pada sebuah tank bernama Singapore Self-Propelled Howitzer (SSPH). Saat Pang bersama seorang teknisi lainnya dan seorang komandan detasemen persenjataan sedang berada di dalam kabin artillery howitzer, bagian gun barrel diturunkan ke posisi standby. Dalam posisi tersebut, seharusnya mereka segera menghindar karena ruang gerak kabin berkurang.


Saat ditanya lebih lanjut soal siapa yang menurunkan gun barrel itu dan apakah ada kesalahan dalam prosedur keselamatan, Mayor Jenderal Goh menyatakan hal ini yang akan menjadi fokus penyelidikan.

Pang sempat sadarkan diri dan mengobrol dengan ibundanya. Namun nyawanya tak tertolong setelah melewati serangkaian operasi.

Ratusan warga Singapura meluapkan kemarahan kepada Kementerian Pertahanan Singapura (MINDEF) dan Angkatan Bersenjata Singapura (SAF), yang dianggap bertanggung jawab atas kematian Pang. Tidak hanya itu, MINDEF juga dituduh sengaja menghapus komentar soal Pang yang di-posting orang-orang pada halaman Facebook MINDEF.

Beberapa komentar lainnya di media sosial menyerukan agar Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen dan Panglima Militer Singapura Mayor Jenderal Goh Si Hou mengundurkan diri.


Aktor Pang bukan satu-satunya warga Singapura yang meninggal saat mengikuti wamil. Hanya dalam kurun waktu 1,5 tahun terakhir, setidaknya delapan warga Singapura meninggal saat menjalani wamil. Setidaknya lima orang di antaranya meninggal karena kecelakaan saat latihan. Tak ada satu pun dari delapan pemuda Singapura itu yang meninggal di medan tempur.

Wajib militer diberlakukan di Singapura sejak negara itu berpisah dari Malaysia pada 1967. Wajib militer diberlakukan khusus untuk semua warga negara laki-laki atau asing yang berstatus penduduk tetap dengan usia di atas 18 tahun. (rna/dnu)