Pemerintah Akan Bentuk Tim Pembebasan Sandera

Pemerintah Akan Bentuk Tim Pembebasan Sandera

- detikNews
Senin, 12 Sep 2005 21:21 WIB
Jakarta - Pemerintah berencana membentuk tim pembebasan sandera. Hal ini untuk mengantisipasi adanya kasus WNI yang ditawan di luar negeri."Kita harus melihat realitas meski sebenarnya kita tidak ingin kasus penyanderaan terjadi," kata Menko Polhukam, Widodo AS, dalam jumpa pers penyerahan Ahmad Resmiadi kepada keluarga di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat,Jakarta, Senin (12/9/2005) malam.Ahmad Resmiadi adalah WNI yang sempat disandera di Filipina. Ia baru saja dibebaskan, Sabtu (10/9/2005) kemarin. Ahmad bersama dua orang rekannya, Yamin Labaso, dan Erikson Hutagaol disandera oleh kelompok yang mengaku sebagai Jamiat al-Islamiah Mindanao Selatan, pada 30 Maret 2005 lalu. Tiga awak dari tujuh kru kapal Bonggaya 90 milik pengusaha Malaysia itu diculik setelah ditodong dengan senjata otomatis AK-47, M-16, dan pistol oleh lima orang tanpa identitas.Menurut Widodo tim pembebasan sandera ini nantinya akan terdiri dari para ahli dan pakar. "Tim ini nantinya siap kapan saja untuk ditugaskan," tambah Widodo.Ia menampik tuduhan pemerintah tidak serius dalam membebaskan WNI yang disandera. "Ini justru pemerintah menunjukkan komitmen dalam melindungi WNI dimana pun berada," tegas mantan Panglima TNI ini. Ketika disinggung departmen mana yang akan mengkoordinir tim ini, Widodo enggan merinci. "Deplu atau Polhukam tidak ada masalah," ujarnya diplomatis. (ddn/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads