Dephub Akan Perpanjang Landasan Bandara di Daerah Bencana
Senin, 12 Sep 2005 16:37 WIB
Jakarta - Departemen Perhubungan (Dephub) akan menambah panjang landasan bandara di daerah yang rawan bencana tsunami dan daerah konflik."Kami akan memprioritaskan panjang landasan pada daerah yang rawan bencana terutama tsunami atau pun daerah konflik agar bisa dilandasi pesawat Hercules. Selain itu di daerah yang secara komersil memang perlu ditingkatkan," kata Menteri Perhubungan Hatta Rajasa.Hal ini disampaikan dia dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (12/9/2005). Menurut dia, bandara yang secara komersil perlu ditingkatkan panjang landasan terkait dengan investasi misalnya Bandung, Lombok, Semarang, dan Yogyakarta. "Kami mempersilakan daerah-daerah untuk membangun bandara asalkan tidak membebani APBN. Jadi Pemda boleh mencari investor," ujar dia.Pemerintah, lanjut Menhub, hanya membangun transportasi perintis yang diprioritaskan di daerah kawasan timur Indonesia.MercusuarDalam kesempatan yang sama, Dephub akan membangun menara suar dan mercusuar dengan dana Rp 150 miliar sebagai strategi yang berkaitan dengan daerah perbatasan dan pulau terkecil.Menara itu akan dibangun di pulau kosong, dan daerah yang ada penduduknya tetapi penduduknya melakukan interaksi dengan negara tetangga.
(aan/)











































