Yang Pernah Kontak dengan Rini Dina Dipantau 14 Hari
Senin, 12 Sep 2005 15:30 WIB
Jakarta - Seluruh kerabat maupun pihak yang pernah kontak dengan Rini Dina akan dipantau selama 14 hari. Namun warga diimbau tidak panik atas adanya dugaan virus flu burung yang telah merenggut nyawa Rini."Saya diperintahkan Wagub DKI Jakarta Fauzie Bowo untuk melakukan penenangan," kata Kepala Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta Abdul Cholik Masulili dalam jumpa pers di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (12/9/2005).Hingga kini pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Lurah Petukangan dan Camat Pesanggrahan untuk melakukan sosialisasi agar masyarakat di sekitar tempat tersebut tidak panik.Rini berdomisili di Jalan Haji Radin, Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan."Hingga kini kami belum menemukan adanya penularan virus flu burung dari manusia ke manusia. Jadi tidak perlu panik," imbau Cholil.Dinkes mulai hari ini hingga 14 hari ke depan, terang dia, akan melakukan pengamanan melalui pemantauan suhu badan, keluhan batuk, dan gejala influensa terhadap anggota keluarga, tetangga, dan rekan kerja yang pernah berhubungan dengan Rini."Begitu juga dengan petugas kesehatan yang pernah merawat Rini, pengurus jenazah, serta orang-orang yang ikut dalam pengangkutan jenazah ke Semarang," tutur Cholik.Dinkes, lanjut dia, juga akan memberikan pelayanan gratis selama 14 hari kepada masyarakat di Kecamatan Pesanggrahan, bila warga menderita pilek atau batuk."Bagi yang sakit parah akan kita rujuk ke RS Penyakit Infeksi Dr Sulianti Saroso," kata Cholik.Dia juga sudah meminta kepada seluruh kepala rumah sakit di Jakarta untuk melaporkan seluruh penyakit radang paru-paru akut untuk mencegah terjadi penularan lokal.
(sss/)











































