"Semuanya ulama-ulama dan tokoh. Kami ingin melakukan konsolidasi pemenangan capres-cawapres 01 di Madura," kata Ma'ruf seusai pertemuan di salah satu hotel di Surabaya, Kamis (24/1/2019).
Ada 35 kiai Madura dari Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pemekasan, dan Sumenep dalam pertemuan itu. Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini menyebut Jokowi pernah kalah dari Prabowo di Madura pada Pilpres 2014. Namun Ma'ruf meyakini bisa merebut kemenangan dari mantan Danjen Kopassus itu pada Pilpres 2019.
"Kami ingin memenangkan pilpres di Madura. Karena itu, kami terus lakukan konsolidasi dan mudah-mudahan dengan dukungan para ulama ini, kami bisa mencapai kemenangan," tutur Ma'ruf.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, ulama asal Bangkalan KH Makki Nasir memastikan akan memenangkan Jokowi-Ma'ruf di Madura. Menurut dia, pasangan tersebut sudah merepresentasikan nasionalis dan Islam.
"Ini yang akan betul-betul membangun negara ini seperti apa yang diharapkan para pendiri bangsa," tegas Makki.
Saksikan juga video 'Optimisme Ma'ruf Amin Mendulang Suara di Tanah Jawa':
(fai/idh)












































