DPRD Sumut: Rudolf Belum Tentu Jadi Plt Gubernur Sumut
Senin, 12 Sep 2005 14:26 WIB
Jakarta - Suhu politik di Sumatera Utara (Sumut) makin memanas menyusul kematian Gubernur Sumut Tengku Rizal Nurdin dalam kecelakaan Mandala Airlines. Suksesi jabatan Gubernur Sumut jadi wacana perdebatan yang terus bergulir.DPRD Sumut belum bersedia menyetujui sikap Mendagri M Ma'ruf yang menunjuk Wakil Gubernur Sumut Rudolf Pardede menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur. DPRD menginginkan kasus Rudolf dalam penggunaan ijazah palsu harus diperjelas. "Kalau Rudolf tidak ada salahnya, ya dia bisa saja diangkat. Tapi kalau ada salahnya mana tahu saya," kata Ketua DPRD Sumut Abdul Wahab Dalimunthe, usai konsultasi dengan Mendagri di Kantor Depdagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (12/9/2005).DPRD akan terlebih dulu melakukan rapat paripurna untuk memberhentikan Gubernur Rizal Nurdin yang tewas dalam kecelakaan Mandala Airlines. Selanjutnya mengenai pengganti Rizal, sesuai dengan UU nomor 32 tahun 2004 mengani Pemda, DPRD melakukan konsultasi dengan Mendagri.Rapat Paripurna DPRD Sumut akan digelar secepatnya. Dalimunthe menyatakan, begitu pulang kembali ke Medan, DPRD akan langsung melakukan rapat fraksi. "Setelah itu baru nanti paripurna," kata Dalimunthe.
(iy/)











































