detikNews
Rabu 23 Januari 2019, 21:22 WIB

Anak Ba'asyir Sebut Ayahnya Kecewa Belum Dibebaskan

Yulida Medistiara - detikNews
Anak Baasyir Sebut Ayahnya Kecewa Belum Dibebaskan Abu Bakar Ba'asyir bersama Yusril Ihza Mahendra. (Yulius Satria Wijaya/Antara Foto)
FOKUS BERITA: Ba'asyir Bakal Bebas
Jakarta -

Putra Abu Bakar Ba'asyir, Abdul Rohim, menyebut ayahnya kecewa karena tidak jadi bebas. Ba'asyir sering menanyakan kapan dirinya dibebaskan tetapi janji itu tak kunjung terealisasi.

"Ya, beliau kecewa. Beliau ini kan bagaimana, beliau statusnya masih menunggu realisasinya dari janji yang ada. 'Ini kok nggak direalisasikan, mana, saya ini kok saya nggak dibebaskan.' Beliau ini, 'Mana saya ini mau dibebaskan kok sampai sekarang belum'," ujar Abdul Rohim menirukan perkataan ayahnya di gedung DPR, Jakarta, Rabu (23/1/2019).

Dia mengatakan, saat pertama kali mendengar kabar akan ada pembebasan, Ba'asyir langsung membereskan barang-barangnya. Ba'asyir disebut sangat senang mendengar kabar akan dibebaskan.



"Sudah mulai beres-beres barang karena sejak hari Jumat dapat berita seperti itu, beliau juga langsung beres-beres," ungkapnya.

Bahkan, karena senang, Ba'asyir disebut mendoakan Yusril Ihza Mahendra, yang saat itu mengabarkan kabar itu. Hal itu karena Ba'asyir merasa terbantu.

"Jelas beliau senang sekali. Sesuatu anugerah besar. Beliau bersyukur kepada Allah SWT dan sampai mendoakan Pak Yusril supaya mudah-mudahan mendapat pahala banyak," ujarnya.

Menkum HAM Yasonna Laoly mengatakan ikrar kesetiaan pada NKRI sebagai bagian persyaratan pembebasan bersyarat tak bisa dilakukan lewat video. Ikrar setia NKRI harus dibuat secara tertulis.

"Nggak bisa, dong, kan ada persyaratan yang harus kami punyai (ikuti) di kementerian. Kita tetap perhatikan persyaratan UU gimana, semuanya harus ada persyaratan di UU," kata Laoly berbicara mengenai Abu Bakar Ba'asyir dengan wartawan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (23/1).

Aturan pernyataan tertulis ikrar setia pada NKRI diatur dalam PP 99/2012 dan peraturan pelaksananya, Pasal 84 Permenkumham Nomor 3 Tahun 2018 tentang syarat dan tata cara pemberian remisi, asimilasi, cuti, dan pembebasan bersyarat.




(yld/fdn)
FOKUS BERITA: Ba'asyir Bakal Bebas
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com