detikNews
Rabu 23 Januari 2019, 15:25 WIB

Letjen Doni Kerahkan Tambahan Prajurit TNI Bantu Pembangunan Pascagempa

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Letjen Doni Kerahkan Tambahan Prajurit TNI Bantu Pembangunan Pascagempa Foto: Lamhot Aritonang/detikcom
Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo mengatakan minimnya sumber daya fasilitator di Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi salah satu faktor proses pembangunan hunian menjadi lambat. Untuk mengatasi hal itu, Doni berencana menambah fasilitator dari unsur TNI.

"Masalah yang terjadi di Lombok, persoalan pertama adalah terbatasnya fasilitator, demikian juga ketersediaan sumber daya di daerah. Kami mencoba melakukan terobosan untuk menambah jumlah fasilitator, terutama dari unsur TNI," ujar Doni, dalam rapat dengar pendapat bersama pemerintah terkait perkembangan penanganan bencana di NTB, Sulawesi Tengah, Lampung, dan Banten, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (23/1/2019).


Doni menjelaskan alasan melibatkan TNI sebagai fasilitator. Unsur fasilitator dari luar NTB, kata dia, cenderung kesulitan berkomunikasi dengan korban terdampak bencana.

"Kita semua tahu banyak masyarakat terdampak, secara sosial mereka perlu mendapatkan perhatian. Sementara yang paling gampang adalah TNI dari wilayah. Mereka dari lokal dan secara bahasa lebih dekat," katanya.

Doni mengatakan, untuk tahap pertama, TNI sudah mengerahkan 500 prajurit TNI. Kemudian, pada tahap kedua, ada 1.500 fasilitator dari unsur TNI yang sudah disetujui gubernur serta bupati.

"Kami akan mengusulkan tambahan kepada Mabes TNI, yaitu sebanyak 1.000 orang lagi dari TNI yang merangkap tenaga ahli pertukangan," ujar Doni.

Tak hanya di NTB, rencananya, penambahan fasilitator dari unsur TNI juga akan dilakukan di Banten dan Lampung Selatan.

"Memanfaatkan unsur TNI di daerah. Sehingga akan bisa mempercepat program perbaikan baik itu yang sementara maupun huntap," katanya.


Minimnya fasilitator dalam penanganan pascabencana juga diungkapkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimoeljono. Basuki mengatakan kebutuhan akan fasilitator di NTB sebanyak 2.700-3.000 orang.

"Kebutuhan sekitar 2.700-3.000. Tadi Pak Ketua BNPB mau menerjunkan lagi 1.500 TNI yang akan terlibat. Jadi 1.336 (fasilitator yang sudah ada) ditambah 1.500, berarti 2.836. Mudah-mudahan cukup," kata Basuki.
(mae/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed