Jalan Diperbaiki, Ratusan Penumpang Kp Rambutan Keleleran
Senin, 12 Sep 2005 11:02 WIB
Jakarta -
Perbaikan jalan di depan pintu gerbang Terminal Kampung Rambutan 'memakan' korban. Ratusan penumpang yang hendak berangkat ke kantor sejak Senin (12/9/2005) pagi keleleran hingga ke mulut terminal akibat bus yang harusnya mereka tumpangi terjebak macet. Sebab ruas jalan jadi menyempit, sehingga ratusan kendaraan yang akan menuju atau melintas di depan terminal harus antre satu per satu. Jalan itu harusnya terdiri dari 3 jalur, tapi kini menyempit jadi satu jalur saja. Tidak seperti biasanya, kemacetan kali ini tidak mampu diatasi petugas DLLAJR sehingga panjangnya mencapai tiga kilometer. Sebab kemacetan tidak hanya terjadi di depan pintu terminal saja, tapi merembet ke jalan di seberang terminal hingga ke putaran jalan baru, TB Simatupang.Jalur inilah yang biasanya dilalui bus-bus yang akan menuju ke Terminal Kampung Rambutan. Akibat tertahan di jalur tersebut, penumpang yang sudah terlanjur sampai ke dalam terminal harus gigit jari. Sebab mereka tidak menemui bus yang biasanya ditumpangi. Namun petugas di terminal sempat mengumumkan lewat pengeras suara agar para calon penumpang bersabar. Sebab ada perbaikan jalan di depan terminal, sehingga bus-bus terhambat ke dalam terminal. Akibatnya, para calon penumpang tidak sabar. Mereka berinisiatif jalan ke luar terminal untuk menghadang bus di sana. Namun, sayang bus yang ditunggu pun tidak kunjung datang, sehingga penumpang bus menumpuk di depan terminal karena tidak terangkut.Kemacetan di depan Terminal Kampung Rambutan juga merambat ke jalan tol Jagorawi. Meski tidak sampai satu kilometer, kejadian yang tidak biasa ini membuat sejumlah penumpang bus mengeluh. "Wah, sampai kantor jam berapa kalau begini terus," keluh Agus (35), yang berkantor di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Sejumlah pengemudi bus dari arah Bogor atau Ciawi bahkan menurunkan penumpangnya di pinggir jalan tol. Penumpang pun tidak ada yang protes karena tindakan itu justru mempercepat mereka sampai ke terminal. Sebab mereka tinggal menerabas pagar yang memisahkan antara jalan tol dengan terminal.
(umi/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































