DetikNews
2019/01/23 07:11:10 WIB

Kilas Balik Kehebohan Ahok dari Balik Jeruji

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 3
Kilas Balik Kehebohan Ahok dari Balik Jeruji Ahok saat sidang (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan menghirup udara bebas setelah menghabiskan 20 bulan di balik jeruji besi. Dari bui, mantan Gubernur DKI ini tidak henti-hentinya membuat kehebohan.

Ahok divonis bersalah dalam kasus penodaan agama karena pernyataan soal Surat Al-Maidah 51 saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Dia dihukum 2 tahun penjara.

Sejak menjadi tersangka hingga menjalani persidangan, Ahok tidak ditahan. Begitu vonis diketok hakim, mantan Bupati Belitung Timur itu langsung dijebloskan ke penjara. Awalnya dibawa ke Lapas Cipinang, Ahok akhirnya ditahan di Rutan Mako Brimob hingga saat ini.

Di balik bui, Ahok tetap menjadi kontroversi sama seperti ketika dia masih menduduki jabatan eksekutif. Kontroversi itu mulai dari keputusan soal kasus hukumnya hingga gejolak kisah percintaan. Kondisi hingga pemikiran-pemikiran Ahok juga rutin dikabarkan lewat surat yang dipublikasikan di media sosial oleh tim Ahok hingga buku yang ditulisnya di penjara.

Begini perjalanan penuh kehebohan Ahok selama dipenjara di Mako Brimob:

9 Mei 2017: Ahok Divonis Penjara

Ahok divonis 2 tahun penjara. Dia dinyatakan majelis hakim terbukti melakukan tindak pidana dalam Pasal 156a KUHP, yakni secara sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan permusuhan, penyalahgunaan, atau penodaan terhadap suatu agama.



Kalimat Ahok yang dinyatakan menodai agama adalah "Jadi jangan percaya sama orang, kan bisa saja dalam hati kecil Bapak-Ibu nggak bisa pilih saya ya kan? dibohongi pakai Surat Al-Maidah 51, macam-macam itu. Itu hak Bapak-Ibu ya. Jadi kalau Bapak-Ibu perasaan enggak bisa kepilih nih, karena saya takut masuk neraka karena dibodohin gitu ya, nggak apa-apa." Kalimat itu dilontarkan Ahok pada 27 September 2016 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

Ahok usai sidang vonis / Ahok usai sidang vonis / Foto: ANTARA Foto


10 Mei 2017: Ahok Dipindah ke Mako Brimob

Setelah divonis, Ahok sempat dibawa ke Rutan Cipinang. Beberapa jam setelahnya, Ahok dipindahkan ke Rutan Mako Brimob pada selepas tengah malam. Ahok kemudian tetap ditahan di situ hingga setelah dieksekusi.

Menkum HAM Yasonna Laoly saat itu mengatakan Ahok dipindah karena alasan keamanan. Potensi gangguan lalu lintas juga jadi alasan karena saat itu pendukung Ahok sempat demo di depan Cipinang.

23 Mei 2017: Ahok Cabut Banding

Ahok, lewat tim pengacaranya, awalnya sudah memasukkan memori banding ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Kemudian, Ahok mencabut bandingnya. Keputusan itu dituangkan dalam surat yang dibacakan oleh Veronica Tan yang ketika itu masih istri Ahok. Saat membacakan surat, Vero berurai air mata dengan nada sesenggukan karena tak mampu menahan tangis.

"Saya tahu tidak mudah bagi Saudara menerima kenyataan seperti ini, apalagi saya. Tetapi saya telah belajar mengampuni dan menerima semua ini," kata Vero membacakan surat Ahok.



Veronica menangis saat membacakan surat Ahok cabut banding / Veronica menangis saat membacakan surat Ahok cabut banding / Foto: Ari Saputra

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed