"Kami tentu mendukung langkah Pak Luhut untuk menuntut siapa pun yang melakukan hoax. Pilpres ini harus terhindar dari berbagai tindakan kebohongan yang melanggar hukum," kata juru bicara TKN, Ace Hasan Syadzily, kepada wartawan, Selasa (22/1/2019).
Luhut awalnya membuat klarifikasi di Facebook soal tulisan berjudul 'Luhut: Saya Siap Cium Kaki Prabowo Jika Dia Bisa Jadi Presiden!!' yang dimuat di situs https://operain.blogspot.com.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi Ace, hoax Luhut siap cium kaki Prabowo merupakan ciri-ciri pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Ace heran masih banyak produksi berita hoax di Pilpres 2019.
"Itulah karakter pendukung 02 selalu menebarkan hoax. Tak henti-hentinya mereka ini membuat berita-berita fitnah dan kebohongan," kata Ketua DPP Partai Golkar itu. (gbr/knv)










































