Pemulasaran Jenazah RD Sesuai SOP, Warga Tak Perlu Cemas

Pemulasaran Jenazah RD Sesuai SOP, Warga Tak Perlu Cemas

- detikNews
Minggu, 11 Sep 2005 16:55 WIB
Jakarta - Jenazah RD, perempuan yang meninggal dengan dugaan terserang flu burung dibawa ke Semarang, Jateng. Dinas Kesehatan DKI Jakarta meminta masyarakat tak perlu cemas tertular akibat pemindahan jenazah itu. Pemulasaran jenazah telah dilakukan sesuai prosedur operasional standar (SOP)."Penyelenggaraan pemulasaran seperti pemandian jenazah sampai dimasukkan ke peti jenazah sudah sesuai SOP untuk penyakit menular," kata Humas Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Evi Zelvino kepada detikcom, Minggu (11/9/2005). RD, yang menurut sumber detikcom merupakan inisial dari Rini Dina, menurut Elvi telah dibawa ke Semarang sekitar pukul 03.30 WIB. Tim surveilance yang terdiri dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan Departemen Kesehatan (Depkes) telah melakukan pemeriksaan ke RS Bintaro dan ke rumah kontrakan korban. RD tinggal di kontrakannya yang beralamat Jalan Ragin RT 1 RW 3, Pesanggrahan, Petukangan Utara, Jakarta Selatan. Tim surveilance mendatangi kedua lokasi itu untuk mengambil spesimen RD untuk memastikan benar tidaknya perempuan itu terserang flu burung. Spesimen itu telah dikirim ke Hong Kong untuk diteliti lebih lanjut. Menurut Evi, kesimpulan sementara, RD meninggal akibat pneumonia (radang paru-paru) berat. Evi memastikan pekerjaan RD tidak terkait dengan perunggasan. Perempuan berumur 37 tahun itu bekerja pada sebuah biro jasa yang melayani pengurusan surat-surat keimigrasian. "Tim masih melakukan investigasi. Tunggu saja hasilnya nanti," pinta Evi. (iy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads