DetikNews
Senin 21 Januari 2019, 11:26 WIB

Anggota DPRD Bekasi Dipanggil KPK Lagi Terkait Meikarta

Haris Fadhil - detikNews
Anggota DPRD Bekasi Dipanggil KPK Lagi Terkait Meikarta Ilustrasi KPK (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta - KPK memanggil anggota DPRD Kabupaten Bekasi Saefullah terkait kasus dugaan suap proyek Meikarta. Dia dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Bupati Bekasi nonaktif, Neneng Hassanah Yasin.

"Dipanggil sebagai saksi untuk NHY (Neneng Hasanah Yasin)," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (21/1/2019).

Selain Saefullah, KPK memanggil Staf Sekretariat Dewan (Setwan) Rosid Hidayatullah Namin, Joko Dwiatmoko, Fika Kharisma Sari, dan Staf Pansus Mirza Swandaru Riyatno. Mereka juga dijadwalkan diperiksa sebagai saksi untuk Neneng.
KPK kini terus mendalami soal adanya revisi peraturan tata ruang yang melibatkan DPRD Kabupaten Bekasi. Revisi aturan itu diduga terkait kepentingan perizinan proyek Meikarta.

Sejak pekan lalu, ada 10 anggota DPRD Kabupaten Bekasi yang diperiksa KPK. Mereka dicecar soal pembahasan rencana detail tata ruang (RDTR) hingga dugaan pembiayaan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bekasi ke Thailand yang terkait Meikarta.

KPK sebelumnya memang telah mengidentifikasi adanya pembiayaan ke Thailand bagi sejumlah anggota DPRD dan keluarganya terkait proyek Meikarta. Hingga kini, KPK telah menerima pengembalian Rp 180 juta dari sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bekasi.

Total, ada sembilan orang yang ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap perizinan proyek Meikarta. Dari sembilan orang itu, ada empat yang sudah masuk ke proses persidangan, yaitu Billy Sindoro, Taryadi, Fitra Djaja Purnama, dan Henry Jasmen.
(haf/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed