DetikNews
Jumat 18 Januari 2019, 17:35 WIB

Tengkorak Misterius di Serang, Polisi Tes DNA yang Mengaku Keluarga

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Tengkorak Misterius di Serang, Polisi Tes DNA yang Mengaku Keluarga Ilustrasi (dok.detikcom)
Jakarta - Polisi akan melakukan tes DNA terkait adanya penemuan mayat tinggal tengkorak di Desa Bendung, Tanara, Kabupaten Serang. Sebab, ada warga yang tidak jauh dari lokasi mengaku sebagai keluarga jenazah yang tertutup semak-semak di sungai Cidurian tersebut.

Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan membenarkan bahwa ada warga yang mengaku sebagai keluarga. Warga tersebut tinggal tak jauh dari TKP penemuan dan meyakini dari pakaian yang masih terpakai di jenazah. Tapi, katanya polisi masih menunggu hasil forensik oleh RS dr Dradjat Prawiranegara (RSDP).

"Memang ada yang mengakui, warga sekitar, dari pakaian," kata Indra kepada wartawan di Mapolres Serang, Ciruas, Banten, Jumat (18/1/2019).

Polisi, lanjutnya belum bisa memastikan bahwa apakah mayat tinggal tengkorak tersebut adalah korban pembunuhan atau bukan. Laporan resmi, akan disampaikan setelah hasil forensik diterima kepolisian.

Ditambahkan Kasat Reskrim AKP David Candra, keluarga yang mengakui jenazah tinggal tengkorat tersebut akan menjalani tes DNA. Ini untuk membuktikan apakah jenazah tersebut adalah keluarga yang bersangkutan.

"Untuk identitas itu akan melakukan tes DNA," kata David menambahkan.

Sebelumnya, pada Rabu (16/1) warga digegerkan penemuan mayat tinggal tengkorak di sungai Cidurian. Mayat ditemukan tertutup ranting di semak-semak.

Kepala forensik RSDP Serang Budi Suhendar mengatakan mayat berkisar umur 13,5 sampai 16 tahun. Mayat berjenis kelamin laki-laki dan ditemukan ciri-ciri tanda kekerasan khususnya di bagian kepala.

"Memang ditemukan tanda kekerasan di daerah kepala. Kebanyakan di situ, kalau di badan, lengan dan kaki belum kita temukan," kata Budi kepada detikcom pada Kamis (17/1) kemarin.

Terkait apakah mayat tersebut adalah korban pembunuhan, Budi belum bisa menyampaikan kepada wartawan.

"Penyebab kematian nggak bisa saya sampaikan, itu saya sampaikan ke penyidik kepolisian. Jenazah ciri-cirinya saat ditemukan menggunakan pakaian hoody warna pink, penggunakan celana training hitam dengan garis keemasan," pungkasnya.


(bri/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed