Prabowo: Lipat Gandakan Gaji Hakim, Jaksa dan Polisi!

Dwi Andayani - detikNews
Kamis, 17 Jan 2019 22:30 WIB
Foto: Sigid Kurniawan/Antara Foto
Jakarta - Prabowo Subianto menutup debat perdana Pilpres 2019 dengan janji menaikkan penghasilan hakim, jaksa, dan polisi. Apa alasannya?

"Kepastian hukum, penegakan hukum, institusi hukum, terutama hakim, jaksa, dan polisi, adalah prasyarat bagi suatu negara yang berhasil. Untuk itu, kami apabila menerima mandat dari rakyat, hal ini yang akan kami perkuat, hal ini yang akan kami perbaiki," kata Prabowo dalam kalimat penutup debat perdana Pilpres 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019).

"Kami akan bicara realistis. Untuk orang supaya kuat, supaya tidak korup, ini yang harus kita bangun penghasilannya," sambung Prabowo.




Prabowo menuturkan dirinya dan Sandiaga Uno akan menyelesaikan persoalan dari akar masalahnya. Prabowo tak ingin mencari kesalahan yang kecil-kecil, namun mengarah ke akar masalahnya.

"Kami bertekad menghentikan kebocoran, menaikkan tax ratio. Kami yakin negara ini sangat-sangat kaya tapi terjadi kebocoran kekayaan kita mengalir ke luar negeri," ungkapnya.

Prabowo pun kembali berbicara soal menaikkan gaji pejabat untuk menyetop korupsi dan kerugian negara. "Kita melipatgandakan gaji hakim, jaksa, dan polisi dan dengan demikian kita berharap akan ada lembaga hakim, jaksa, dan polisi yang tidak dapat dikorupsi, supaya mereka menjadi pilar dan negara ini bebas korupsi," tegasnya.


Simak Juga 'Gagasan Jokowi Vs Prabowo Meredam Diskriminasi dan Persekusi':

[Gambas:Video 20detik]


Prabowo: Lipat Gandakan Gaji Hakim, Jaksa dan Polisi!
(van/fjp)