Wiranto Ingatkan Pentingnya Stabilitas Keamanan-Politik Saat Pemilu

Wiranto Ingatkan Pentingnya Stabilitas Keamanan-Politik Saat Pemilu

Yulida Medistiara - detikNews
Kamis, 17 Jan 2019 11:45 WIB
Wiranto Ingatkan Pentingnya Stabilitas Keamanan-Politik Saat Pemilu
Menko Polhukam Wiranto (Yulida/detikcom)
Jakarta - Menko Polhukam Wiranto mengingatkan soal pentingnya stabilitas keamanan dan politik di tahun Pemilu 2019. Wiranto menegaskan keamanan dan politik harus selalu stabil agar negara tidak kacau.

Wiranto mengatakan instrumen penting negara demokrasi adalah politik. Tak hanya stabilitas keamanan, tapi juga stabilitas politik juga penting.

"Kalau politiknya kacau, negara kacau. Politiknya beres, keamanan kacau, negara kacau. Nggak bisa membangun. Oleh karena itu, tema ini benar. Kita sekarang harus mempertahankan stabilitas politik dan keamanan karena ada korelasinya, keamanan nggak beres, politik nggak beres," kata Wiranto dalam rapat kerja dan penandatanganan perjanjian kinerja BNPT 2019 di Hotel Grand Sahid, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Tema yang dimaksud Wiranto adalah tema yang diusung BNPT dalam acara ini, yaitu 'komitmen dan semangat BNPT dalam meningkatkan penanggulangan terorisme guna mendukung peningkatan stabilitas politik dan keamanan nasional'.

Selain ancaman stabilitas politik dan keamanan, Wiranto melanjutkan, terorisme merupakan tantangan negara. Wiranto mengatakan dalam menanggulangi terorisme, BNPT tak bisa memerangi sendirian sehingga harus bekerja sama dengan kementerian/lembaga terkait.

"BNPT tidak bisa sendirian, nggak mungkin. BNPT merupakan seluruh badan nasional yang mampu mengkoordinasikan seluruh potensi bangsa melawan terorisme. Berarti sinergi itu penting, pasti mengajak seluruh kementerian/lembaga yang berkepentingan untuk mencegah terorisme. Seperti menggalakkan deradikalisme yang menanggulangi terorisme dari hulu. Tanpa kerja sama dengan Kemensos nggak mungkin, duit dari mana, perlu Kemenkeu dan Bappenas, Kemenpan," ujarnya.


Wiranto kemudian mengibaratkan terorisme seperti bisul karena tidak dapat dihilangkan tetapi bisa dikecilkan. Dia mengapresiasi kinerja BNPT yang selalu berinovasi dalam upaya penanggulangan terorisme.

"Terorisme tidak akan habis hanya akan membesar dan mengecil. Kita buat sekecil mungkin sehingga nggak bisa berkembang. Tahu bisul nggak? Orang nggak mungkin menghindari bisul tapi ditekan sehingga bisul itu kecil aja," ujarnya.

Dalam acara ini, turut hadir Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Syafruddin, Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius, Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, dan Wamenkeu Mardiasmo. Suhardi mengatakan kehadiran menteri-menteri yang ada untuk memberikan dukungan pada BNPT dalam melaksanakan program penanggulangan terorisme.

"Mengapa kami mengundang menteri terkait untuk memberikan pencerahan kepada kita, sekarang kita laksanakan evaluasi yang kita laksanakan 2018 dan apa yang kita hadapi 2019," kata Suhardi.



Saksikan juga video 'Ribuan Pasukan Polda Metro Siap Kawal Debat Perdana Pilpres 2019':

[Gambas:Video 20detik]



Wiranto Ingatkan Pentingnya Stabilitas Keamanan-Politik Saat Pemilu


(yld/idh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads