Colin Powell Kritik Lambannya Penanganan Korban Katrina

Colin Powell Kritik Lambannya Penanganan Korban Katrina

- detikNews
Sabtu, 10 Sep 2005 01:07 WIB
Jakarta - Kritik terhadap Presiden George Bush atas upaya penanganan korban badai Katrina terus berlanjut. Sebagian besar rakyat Amerika Serikat (AS) menganggap Bush lamban dalam penanganan musibah yang memakan ribuan korban itu. Kelambanan pemerintah ini juga dilontarkan Mantan Menteri Luar Negeri Colin Powell."Banyak kegagalan di berbagai tingkat, mulai lokal, negara bagian dan pemerintah federal. Saya tidak mengerti mengapa persiapan lebih banyak tidak dilakukan," kata Powell seperti dikutip dari kantor berita BBC, Jumat (9/9/2005). Powell di mata rakyat AS merupakan tokoh penting dan tokoh terkemuka berkulit hitam.Jajak pendapat Pew Research Center menunjukkan dua pertiga warga Afrika-Amerika yakin reaksi pemerintah akan lebih cepat jika sebagian besar yang terkena bencana adalah orang berkulit putih.Namun Powell menjelaskan, begitu banyak warga Afrika-Amerika tidak terlindungi karena mereka miskin dan bukannya berkulit hitam. "Saat kita memerintahkan pengungsian kita tidak dapat mengharapkan semuanya pergi," tukas Powell.Begitu juga dengan tokoh-tokoh politik baik dari Partai Republik dan Demokrat. Mereka mengkritik lambatnya tanggapan terhadap penanggulangan bencana. "Sudah banyak peringatan mengenai bahaya bagi New Orleans. Namun tidak cukup yang dilakukan," jelas mereka.Para pemimpin Partai Demokrat mengatakan mereka akan menolak anggota yang ditunjuk untuk sebuah komite yang direncanakan para pemimpin Partai Republik. Kalangan Partai Republik menyatakan mereka mereka akan melanjutkan rencananya meskipun ancaman boikot. Salah seorang dari mereka menuduh Partai Demokrat mendapatkan keuntungan politik setelah bencana itu. (atq/)


Berita Terkait