Umat Islam Medan Salat Gaib untuk Korban Mandala
Jumat, 09 Sep 2005 15:00 WIB
Medan -
Ribuan umat Islam di Medan melakukan salat gaib dan mendoakan korban jatuhnya pesawat Mandala Airlines di Medan. Salat gaib ini dilakukan menyusul adanya imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Medan.Di Mesjid Agung, Jalan Diponegoro Medan, persis di samping Kantor Gubernur Sumartera Utara, salat gaib dipimpin Khatib Abdul Wahid dan diikuti sekitar 7.000 jamaah yang memenuhi hingga pelataran halaman mesjid. Para jamaah langsung berdiri untuk melakukan salat gaib usai salat Jumat, (9/9/2005).Kondisi serupa juga terlihat pada Mesjid Raya Al Mashun Medan. Ribuan jamaah serta merta melakukan doa bersama untuk para korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Keharuan terlihat dari wajah para jamaah, apalagi di halaman belakang mesjid merupakan tempat pemakaman Almarhum Rizal Nurdin, Gubernur Sumatera Utara yang meninggal dunia dalam kecelakaan itu."Saya sangat sedih atas musibah ini. Walau tidak mengenal secara pribadi sosok Rizal Nurdin, tetapi dia merupakan pemimpin yang baik. Saya sempat menangis sewaktu mendengar kabar meninggalnya beliau dalam musibah ini. Sulit mencari sosok penggantinya," kata Rashya Al Fansyuri, 28 tahun, warga Jalan Cahaya Medan, usai salat di Mesjid Raya Medan.Sebagaimana diberitakan, Ketua MUI Medan Muhammad Hatta sebelumnya mengimbau seluruh 2.628 mesjid di Medan untuk melakukan salat ghaib bagi para korban Mandala yang meninggal dunia. Terakhir kali imbauan salat ghaib dilakukan untuk mendoakan korban gempa bumi di Nias untuk korban tsunami.
(nrl/)










































