"Kami melakukan pengawalan suara di TPS baik saksi resmi yang nanti ditunjuk oleh partai atau kita relawan menyaipkan saksi di luar," kata Maman kepada wartawan di Posko Cemara Jokowi Ma'ruf Amin, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/2019).
"TPS itu dijaga bukan hanya dengan piknik, kaya nggak ada kerjaan aja, kita melakukan pelatihan bagaimana pengawalan suara," ucap Maman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagaimana suara kita terlihat dan kita udah menyiapkan beberapa aplikasi yang disiapkan oleh relawan sehingga kita satu TPS sudah kita setorkan berapa hasilnya, dan sudah ter-detect mana yang melakukan kecurangan," ungkap Maman.
Sebelumnya diberitakan, Prabowo meminta kesediaan pendukungnya untuk berjaga di TPS, kalau perlu sampai malam. Menurutnya, pilpres akan sangat menentukan nasib bangsa.
"Dan emak-emak semuanya, bapak-bapak semuanya, kalau datang, maaf, kali ini kalau pulang jangan cepat-cepat, tunggu sampai malam. Loh kok ketawa? Kuat nggak? Berani nggak. Datang ya, harus sampai sore, nunggu. Jadi saudara-saudara, ya kalau terpaksa kalian bawa rantang ke TPS, bawa tikar ke TPS, sekalian piknik di situ. Kalau perlu tidur di situ sampai selesai. Betul? Bisa? Untuk negara. Apa yang kita lakukan tanggal 17 menentukan kita untuk beberapa ratus tahun ke depan saudara-saudara sekalian," pesan Prabowo di Roemah Djoeang Prabowo-Sandi, Jalan Wijaya I no 81, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (13/1/).
Tonton juga video 'Waspada 'Pemilih Hantu', Prabowo Ajak Pendukung Tidur di TPS':
(gbr/gbr)










































