Pemprov Sulsel-Ehima Jepang Jajaki Investasi Budidaya Tuna di Selayar

Pemprov Sulsel-Ehima Jepang Jajaki Investasi Budidaya Tuna di Selayar

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Senin, 14 Jan 2019 17:37 WIB
Pemprov Sulsel-Ehima Jepang Jajaki Investasi Budidaya Tuna di Selayar
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (Foto: Instagram)
Jakarta - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tengah menjajaki sejumlah kerja sama investasi dari sejumlah perusahaan Prefektur Ehime di Jepang. Salah satunya budidaya ikan tuna di wilayah pesisir atau pulau di Sulsel, termasuk Kabupaten Selayar.

"Kunjungan kali ini adalah gubernur (Gubernur Prefektur Ehime Tokihiro Nakamura) membawa rombongan pengusaha. Termasuk perbankan, jadi mereka akan merencanakan untuk merelokasi untuk pengembangan aquaculture, mereka akan mengembangkan budidaya ikan tuna, dan beberapa ikan ikan yang memang kualitas ekspor," ujar Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di Kantor Wapres, Jakarta Pusat, Senin (14/1/2019).

Penjajakan kerjasama ini akan diawali dengan penandatanganan MoU antara Pemprov Sulsel dan Gubernur Prefektur Ehima di Makassar pada Selasa (15/1) besok. Setelah itu, sumber daya manusia dari Sulsel akan dikirim ke Jepang untuk diberi pelatihan terkait aquaculture.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



"Sambil mempersiapkan SDMnya, infrastruktur juga mulai kita bangun, dan mereka juga sudah siap mitra di indonesia untuk bekerja sama. Jadi mereka kita harap ada kemitraan, supaya transfer teknologi transfer knowledge berjalan" kata Nurdin.

Nurdin menilai semua wilayah pesisir dan pulau di Sulsel layak untuk dibangun budidaya ikan tuna. Nurdin pun mengungkapkan, Kabupaten Selayar salah merupakan salah satu daerah yang cukup baik untuk dilakukan budidaya ikan tuna dan ikan kualitas ekspor tersebut.

"Selayar cukup bagus di samping wilayahnya, daerahnya juga masih belum tercemar. Mereka (investor Jepang) butuh daerah yang memang masih virgin," imbuhnya.



Namun Nurdin belum menyebutkan berapa jumlah nilai investasi tersebut. "Ini baru ketemu pertama antara RI-Jepang, yang pasti kita berharap nilai investasinya pasti lebih besar," ucapnya.

Kerjasama Prefektur Ehime dengan Sulsel ini telah memasuki tahun ke-8. Kerjasama tersebut diawali dengan kerjasama Kabupaten Bantaeng, Sulsel dengan Ehime Toyota.

"Pertama adalah bantuan ambulans dan damkar. Kedua kerja sama dalam bidang mendirikan sekolah mekanik Toyota, dan itu alumninya sudah ada dan itu sudah terserap," tuturnya. (nvl/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads