SBY Akan Aktifkan Lagi Tim Terpadu BBM Ala Megawati
Jumat, 09 Sep 2005 11:37 WIB
Jakarta - Penyelundupan BBM yang melibatkan 18 pejabat Pertamina diseriusi pemerintah. Tim terpadu BBM ala Megawati Soekarnoputri yang telah dibubarkan bakal dihidupkan lagi."Tim terpadu penyelewengan BBM pada zaman Ibu Mega sudah dibubarkan. Ini sekarang dihidupkan lagi," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro.Hal ini disampaikan dia sebelum mengikuti rapat antara Presiden SBY dengan jajaran Direksi Pertamina di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (9/92005).Dalam rapat itu diagendakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan meminta pertanggungjawaban atas keterlibatan 18 pejabat Pertamina dalam penyelundupan BBM. Akibat kejahatan itu, negara menderita kerugian Rp 3 triliun. Seperti diketahui, Presiden Megawati Soekarnoputri ketika berkuasa mengeluarkan Keppres No. 25/2001 yang menjadi dasar pembentukan tim penanggulangan penyalahgunaan BBM, pencurian listrik, dan peti.Namun, saat Presiden SBY berkuasa Keppres itu tidak diberlaku dan tim terpadu dibubarkan, serta mengaktifkan kembali pola lama pengawasan ketiga sektor tersebut. Pola lama itu memberikan kewenangan kepada instansi terkait, baik di pusat maupun daerah, untuk melakukan pengawasan secara fungsional terhadap penyelewengan BBM, pencurian listrik, dan peti.
(aan/)











































