Bilang Bush Pantas Ditembak, Politikus Jerman Dikecam
Jumat, 09 Sep 2005 11:30 WIB
Jakarta - Seorang politikus konservatif Jerman dikecam karena mengatakan bahwa Presiden AS George W Bush sepantasnya ditembak atas penanganan bencana topan Katrina. Pejabat Jerman itu bahkan didesak untuk mundur.Andreas Renner, Menteri Urusan Sosial negara bagian Baden-Wuerttemberg, mengatakan kepada wartawan pada Rabu (7/9/2005) lalu: "Dia (Bush) pantas ditembak," demikian seperti dilansir surat kabar lokal.Komentar keras itu langsung menimbulkan kegeraman di Jerman. Sebelumnya, beberapa politisi negeri itu memang telah mengritik lambannya respons pemerintahan Bush atas bencana Katrina di beberapa negara bagian AS. Namun tidak ada yang berkomentar sekasar Renner.Para anggota Social Democrats pimpinan Kanselir Gerhard Schroeder mendesak Renner untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Pasalnya dikhawatirkan celetukan Renner tersebut bisa merusak hubungan Jerman-AS.Koordinator hubungan transatlantik Schroeder, Karsten Voigt menegaskan bahwa komentar Renner tersebut bisa menimbulkan celah dalam hubungan AS-Jerman. Demikian seperti diberitakan AFP, Jumat (9/9/2005).Renner sendiri tidak menduga bahwa kata-katanya akan menimbulkan protes luas. Dia pun berdalih bahwa apa yang dimaksudnya adalah Bush pantas "ditembak dalam arti politik." Renner pun menyesal dengan komentarnya yang bermasalah itu. "Saya mencabut apa yang saya katakan itu," tuturnya.Bukan sekali ini saja politikus Jerman mendapat masalah karena mengeluarkan komentar terhadap Bush. Pada tahun 2002 lalu, Menteri Kehakiman Federal Social Democrats Herta Daeubler-Gmelin dipaksa untuk berhenti setelah dia membandingkan Presiden AS itu dengan pemimpin Nazi Adolf Hitler. Schroeder akhirnya memecat dia sebelum pemilihan umum.
(ita/)











































