Diguyur Hujan, Pura Prajapati di Gianyar Longsor

Aditya Mardiastuti - detikNews
Senin, 14 Jan 2019 08:15 WIB
Foto: Salah satu areal Pura Prajapati di Desa Malinggih, Payangan, Gianyar, Bali, longsor.Dok. BPBD Giayar
Denpasar - Salah satu areal Pura Prajapati di Desa Malinggih, Payangan, Gianyar, Bali, longsor. Longsor itu disebabkan karena kondisi tanah yang labil dan curah hujan yang tinggi.

Longsor itu terjadi pada Sabtu (12/1), pukul 14.30 Wita. Akibat peristiwa tersebut kerugian diperkirakan mencapai Rp 3 miliar.

"Laporan diterima Sabtu (12/1), Pura Prajapati, Pura Ulun Pangkung dan Prantenan di Banjar Badung, Desa Melinggih Kaja, Gianyar tergerus ke sungai. Luas materialnya kurang lebih 60 meter," kata Kepala BPBD Gianyar Anak Agung Gde Oka Digjaya ketika dihubungi, Senin (14/1/2019).


Dia menduga penyebab longsor tersebut karena hujan deras dan kondisi tanah yang labil. Oka mengatakan pihaknya bersama TRC BPBD Gianyar berupaya melakukan pembersihan selama tiga jam. Namun, karena kondisi tanah yang masih labil dan cuaca, upaya pembersihan dilanjutkan keesokan harinya.

 "Laporan diterima Sabtu (12/1), Pura Prajapati, Pura Ulun Pangkung dan Prantenan di Banjar Badung, Desa Melinggih Kaja, Gianyar tergerus ke sungai. Luas materialnya kurang lebih 60 meter," kata Kepala BPBD Gianyar Anak Agung Gde Oka Digjaya. Foto: Dok. BPBD Giayar

"Tanah masih labil, kami lakukan pembersihan seperlunya," kata Oka Digjaya.


Dihubungi terpisah, Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo mengatakan tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa itu.Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa itu. Foto: Dok. BPBD Giayar

"Hanya kerugian materiil saja, nihil korban," tuturnya. (ams/aan)