DetikNews
Minggu 13 Januari 2019, 10:46 WIB

Pensiun dari Polisi, Budiyanto Eks Polantas akan Terjun ke Politik

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Pensiun dari Polisi, Budiyanto Eks Polantas akan Terjun ke Politik AKBP Budiyanto (Parastiti Kharisma Putri/detikcom)
Jakarta - Nama Budiyanto tidak asing lagi dalam pemberitaan sejumlah media. Statement mantan Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Pold Metro Jaya tersebut kerap dikutip dan disiarkan, terutama mengenai informasi seputar lalu lintas.

Tepat 1 Januari 2019, Budiyanto mengakhiri kariernya di Polri. Mengisi pensiunnya, pria yang berpangkat terakhir ajun komisaris besar polisi (AKBP) itu berniat terjun ke dunia politik.

Budiyanto mulai berdinas di kepolisian pada 1981. Selama berdinas, Budiyanto pernah menduduki sejumlah jabatan penting, di antaranya jabatan kapolsek di Jakarta untuk beberapa kali periode, Kasat Lantas, Kabag Ops, Kaden, dan Korsis SPN Lido, sampai akhirnya menjabat Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya.

Budiyanto menghabiskan kariernya dari tingkat polsek hingga Mabes Polri di Jakarta. Terhitung mulai 1 Januari 2019, pria asli Purworejo itu pensiun dari institusi kepolisian.


Setelah tak aktif menjadi polisi, Budiyanto mulai meniti karir di jalur lain. Ada beberapa alternatif yang telah disiapkan, salah satunya masuk ke dunia politik.

"(Aktivitas setelah pensiun) Ya nyari yang cocok, jadi politikus," kata Budiyanto saat berbincang dengan detikcom, Minggu (13/1/2019).

Alasan ketertarikan Budiyanto ke dunia politik adalah kesesuaian pengalaman dan latar belakang akademiknya. Pendidikan terakhir dari anak Purnawirawan TNI AD itu S2 Hukum Tata Negara dari Universitas Juanda, Bogor.

"Ya ada beberapa alternatif, lihat situasi, antara lain itu (ke politik), sesuai dengan latar belakang belakang pengalaman, background pendidikan," imbuh dia.

Meski demikian, Budiyanto mengaku belum ada partai politik yang menawarinya untuk menjadi kader. Namun, jika tawaran itu muncul, Budiyanto akan merahasiakannya terlebih dulu.

"Belum (ada tawaran), seandainya ada dirahasiakan dulu," kata Budiyanto sambil terkekeh-kekeh.

Terlepas dari itu, Budiyanto masih mempertimbangkan sejumlah langkah yang akan diambil ke depan. Budiyanto mengaku siap mengabdi untuk negara, apa pun profesinya nanti.

"Mengabdi di mana saja, nanti lihat situasi," imbuhnya.


(mea/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed