"Pernyataan Rommy ini narasi menyesatkan yang sengaja digaungkan TKN Jokowi-Ma'ruf bahwa kubu kami adalah produsen hoax. Ini adalah narasi sampah dan fitnah keji luar biasa," kata anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade kepada wartawan, Jumat (11/1/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini kelihatan ketidaksiapan kubu Jokowi. Kami bicara peningkatan ekonomi hingga lapangan pekerjaan, menjadi keresahan kubu Jokowi sehingga membangun narasi kami memproduksi hoax," ujarnya.
"Tujuannya agar isu ekonomi yang kami sampaikan bisa diredam dengan narasi produksi hoax. Ini bagian dari strategi sistematis dari kubu Jokowi," lanjut Andre.
Rommy, yang juga anggota Dewan Penasihat TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, sebelumnya mengingatkan elite politik menjauhi hoax. Salah satunya, Rommy mengingatkan kubu Prabowo karena menilai pelaku hoax kebanyakan berasal dari lingkaran relawan Prabowo.
Andre berharap Rommy tak lagi mengeluarkan pernyataan yang menjurus ke fitnah. Dia mengingatkan agar Rommy bisa bersikap santun. Ia lantas menyinggung Rommy akan 'pindah hati' andai Prabowo menang Pilpres 2019. Andre memprediksi Rommy bakal merapatkan barisan ke Prabowo-Sandiaga.
"Tolong Rommy sebagai ketua umum partai Islam menggunakan cara-cara yang Islami. Jangan memfitnah terus. Ini kan lebih kejam dari pembunuhan. Masa nggak tahu? Apalagi kita tahu Rommy, besok kalau 17 April Pak Prabowo menang juga langsung telepon. Kita tahu, nanti juga dia mau merapat dengan kami kalau Pak Prabowo menang," pungkasnya.
Saksikan juga video 'Kubu Jokowi-Prabowo Satukan Komitmen Perangi Hoax':











































