DetikNews
Jumat 11 Januari 2019, 08:02 WIB

Antisipasi Gunung Agung Erupsi, Warga Diminta Pakai Masker

Aditya Mardiastuti - detikNews
Antisipasi Gunung Agung Erupsi, Warga Diminta Pakai Masker Gunung Agung (Ardian Fanani/detikcom)
Denpasar - Aktivitas Gunung Agung, Bali, yang sempat mengalami erupsi dan mengeluarkan abu vulkanik malam tadi masih belum stabil. Masyarakat diimbau selalu waspada dan sedia masker jika terjadi hujan abu.

"Pasca-erupsi, aktivitas Gunung Agung sampai saat ini teramati masih berfluktuasi. Potensi erupsi masih ada, namun kemungkinan kalaupun terjadi eksplosivitasnya masih rendah," kata Kepala Subbidang Mitigasi Pengamatan Gunung Api Wilayah Timur PVMBG Devy Kamil Syahbana ketika dihubungi Jumat (11/1/2019).

Devy menyebut hingga saat ini Gunung Agung masih berstatus siaga. Dia minta masyarakat menjauhi radius 4 km dari puncak.


"Saat ini status masih level III (siaga), di mana masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di dalam radius 4 km. Masyarakat di luar radius itu dapat menjalankan aktivitas seperti biasanya, mengingat potensi erupsi masih ada, masyarakat diimbau untuk senantiasa siap sedia masker penutup hidung dan mulut untuk melindungi dari paparan abu vulkanik jika terjadi erupsi dan hujan abu," tutur Devy.

Dari pantauannya, abu vulkanik teramati sempat menghujani sejumlah wilayah di Kabupaten Karangasem. Namun hujan abu itu dilaporkan tipis.

"Umumnya di sektor barat laut Gunung Agung, dari yang terdekat seperti Desa Ban di Karangasem hingga ke wilayah lebih jauh, seperti Desa Dause, Kabupaten Bangli, bahkan Desa Sudaji Kabupaten Buleleng. Namun paparan abu vulkanik teramati tipis," tuturnya.


Terpisah, Plt Sekretaris BPBD Bali, Made Rentin, memastikan stok logistik kedaruratan aman. Pihaknya juga memastikan stok masker masih aman.

"Sampai kemarin siang, baru BPBD Klungkung yang bermohon masker kepada kami sejumlah 500 buah, mengingat stok masker di Klungkung sangat minim. Sementara di BPBD lain, stok masker masih mencukupi," terang Made Rentin.

Dia juga mengimbau warga agar selalu siap sedia masker jika keluar rumah."Mohon diantisipasi jika ada hujan abu turun di sekitar kita, agar masing-masing orang menyiapkan masker dan memakai masker saat keluar gedung/rumah. Lalu mohon dibantu infokan ke peternak agar pakan/rumput yang kena abu dicuci terlebih dulu sebelum diberikan ke ternak, terutama yg menyimpan pakan/rumput di luar kandang dan tidak ditutup," pesannya.

Made Rentin mengatakan pihaknya bakal mengupdate informasi setiap enam jam sekali dan mengimbau agar warga juga men-download aplikasi Magma Indonesia ataupun Info BMKG untuk update informasi.

"Kami merujuk pada sumber yang jelas, yaitu lembaga resmi, terkait perkembangan Gunung Agung, semua informasi yang kami sebarkan bersumber dari PVMBG di Pos Pantau Rendang, sedangkan untuk pantauan cuaca termasuk info gempa bumi bersumber dari BMKG. Oleh karena itu, kami mengimbau LPD seluruh masyarakat agar men-download aplikasi yang dimiliki oleh BMKG berupa 'info BMKG' dan aplikasi 'MAGMA Indonesia' yang dimiliki oleh PVMBG Kementerian ESDM, demikian juga silakan follow berbagai medsos kami @pusdalops PB BPBD Bali, baik Facebook, Twitter, Instagram, maupun YouTube," urainya.
(ams/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed