detikNews
Kamis 10 Januari 2019, 15:09 WIB

16 Tabib Malaysia Dibekuk di Hotel di Palembang

Raja Adil Siregar - detikNews
16 Tabib Malaysia Dibekuk di Hotel di Palembang
Palembang - Kantor Imigrasi Palembang mengamankan 20 orang asing. Hasilnya, seluruh orang asing itu melanggar aturan keimigrasian dan penyalahgunaan visa.

"Kemarin ada 20 orang asing yang kita amankan di Hotel Novotel Palembang. Mereka menyalahgunakan visa wisata," ujar kepala kantor wilayah Kemenkum HAM Sumatera Selatan, Sudirman Hury, Kamis (10/1/2018).

Orang asing yang diamankan itu berasal dari berbagai negara dan melakukan pengobatan tradisional. Bahkan mereka menyalahgunakan visa wisata untuk bekerja di berbagai lokasi di Indonesia.

"Enam belas dari Malaysia, 2 China, 1 Belgia, dan 1 dari Hong Kong. Mereka datang untuk mengobati ratusan pelanggan yang ikut mendaftar lewat online. Seharusnya itu tidak boleh karena datang ke Indonesia pakai visa kunjungan atau wisata," kata Sudirman.

Untuk tarif pengobatan sendiri, mereka mematok Rp 4 juta sekali penanganan. Bahkan saat ditangkap, terlihat ratusan orang sedang menjalani pengobatan di ballroom hotel berbintang tersebut.

Sebelum membuka praktik pengobatan di Palembang, mereka mengaku sudah lebih dulu mengobati ratusan pelanggan di Bali dan Medan. Selanjutnya mereka pindah ke Kota Pempek dan berencana pindah ke daerah lain.

"Mereka ini memang berpindah-pindah. Ada koordinatornya, Steffy. Mereka tak ada yang bisa berbahasa Indonesia dan menyewa ballroom hotel untuk praktik Rp 30 juta dari jam 09.00 pagi sampai jam 16.00 sore," katanya.

Kini, 20 orang asing itu diamankan di kantor Imigrasi Palembang. Mereka terancam dideportasi dan ancaman pidana 5 tahun dan denda Rp 500 juta.

Para WNA tersebut diduga melanggar UU Keimigrasian dan masih dalam pemeriksaan. Mereka bisa dikenai sanksi denda, deportasi, atau ancaman 5 tahun penjara.
(ras/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed