DetikNews
Kamis 10 Januari 2019, 11:35 WIB

Kapolri, Menpar dan Menteri ESDM Teken MoU Pengamanan Pariwisata

Audrey Santoso - detikNews
Kapolri, Menpar dan Menteri ESDM Teken MoU Pengamanan Pariwisata Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Menteri ESDM Ignasius Jonan menandatangani nota kesepahaman (MoU) di Mabes Polri, Kamis (10/1/2019) Foto: Audrey Santoso-detikcom
Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Menteri ESDM Ignasius Jonan menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama di bidang bantuan pengamanan dan penegakan hukum.

"Dalam kesempatan ini saya merasa tiga sektor,energi dan mineral, bahan pangan, sektor keuangan salah satu elemen lembaga penjamin simpanan untuk memberikan rasa aman masyarakat menitipkan uang dan kemudian pengawas tenaga nuklir," ujar Tito di Rupatama, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (10/1/2019).

Tito menilai rasa aman di pariwisata merupakan faktor yang berpengaruh signifikan bagi kemajuan sektor tersebut.

"Perlu kita kelola keamanan, bagi Polri menjadi atensi mengamankan pariwisata," kata Tito.

Sementara itu, Menpar Arief menjelaskan ada empat MoU yang ditandatangani. MoU berlaku 5 tahun dari terhitung sejak ditandatangani.

MoU meliputi pertukaran data dan informasi, bantuan pengawasan dan pengamanan, penegakan hukum, pemanfaatan sarana prasarana dan peningkatan kapasitas SDM.

"Ada empat yang ditandatangani tadi, satu pertukaran data informasi, kedua bantuan pengamanan dan penegakan hukum, ketiganya pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia), lintas lembaga," ujar Arief dalam sambutannya.

MoU ini juga diteken Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) Jazi Eko Istiyanto serta Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Halim Alamsyah.
(aud/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed