Shock, 1 Penumpang Batavia Tidak Lanjutkan Perjalanan ke Batam
Kamis, 08 Sep 2005 16:39 WIB
Palembang - Pesawat Boeing 737-200 milik Batavia Air mendarat darurat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang. Pesawat itu telah terbang lagi ke Batam setelah diperbaiki selama 3 jam. Tapi, seorang penumpang tidak mau melanjutkan perjalanan, karena shock.Pesawat jurusan Jakarta-Batam itu mendarat darurat di Palembang sekitar pukul 11.30 WIB, Kamis (8/9/2005). Setelah mendarat mulus, pesawat itu diperbaiki. Lampu indikator pesawat mengalami masalah. Setelah diperbaiki, sekitar pukul 14.00 WIB, pesawat bisa melanjutkan perjalanan menuju Batam. Tapi, ternyata tidak semua penumpang Batavia Air mau melanjutkan perjalanan menuju Batam. Seorang penumpang, bernama Agus, tidak mau melanjutkan perjalanan. Dia mengalami shock, karena kecelakaan pesawat Mandala Airlines di Medan masih membayangi pikirannya. Dia takut insiden itu dialami pada Batavia yang ditumpanginya. "Tidak jelas mengapa dia menolak. Dia hanya shock. Tapi, dia tidak melakukan komplain kepada kita," kata seorang staf Batavia Air Palembang, Venny Ponta, kepada detikcom di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Talangbetutu, Palembang, Kamis (8/9/2005).Bila sebelumnya Venny tidak mau menjelaskan mengapa pesawat mendarat mendadak, kali ini dia menjelaskan bahwa pendaratan pesawat itu berdasarkan inisiatif Kapten Pilot Ricky yang membawa pesawat itu. "AC pesawat turun, sehingga udara di dalam pesawat terasa panas. Nah, demi kenyaman penumpang, pilot memutuskan mendarat di Palembang guna dilakukan perbaikan. Jadi, ini suatu hal yang biasa," kata Venny.Menurut Venny yang tampak bingung dengan kehadiran puluhan wartawan, semua penumpang diservis saat menunggu perbaikan pesawat. Contohnya, para penumpang tetap diberi makan siang. "Jadi, sekali lagi, ini hanya persoalan biasa. Tidak lebih dari itu," katanya.Sementara penumpang bernama Agus, kini tidak diketahui keberadaannya. "Saya tidak tahu dia ke mana. Dia tidak komplain kok," kata Venny.
(asy/)











































