Teman Diskors, Mahasiswa Unhas Rusak Kantor & Sandera Dekan
Kamis, 08 Sep 2005 14:27 WIB
Makassar - Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar kembali memanas. Jika sebelumnya akibat tawuran antarmahasiswa, kini sengketa mahasiswa dengan dosen. Sengketa yang dipicu Ospek itu membuat mahasiswa mengamuk dan merusak kantor dekan. Mereka juga menyandera sang dekan.Aksi nekat itu dilakukan mahasiswa Fakultas Pertanian Unhas di ruang Dekan Fakultas Pertanian Unhas, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Kamis (8/9/2005). Awalnya mahasiswa melakukan unjuk rasa secara damai di lantai 2 Gedung Pertanian pukul 10.00 Wita.Mahasiswa yang jumlahnya sekitar 200 orang itu memprotes keputusan Dekan Fakultas Pertanian yang menjatuhkan sanksi skorsing kepada 10 mahasiswa terkait larangan Ospek. Kesepuluh mahasiswa diskors 1-2 semester karena dinilai bertanggung jawab atas pelaksanaan Ospek terlarang itu. Aksi mulai memanas setelah Dekan Syawal Salopo tak juga keluar memberi tanggapan. Mahasiswa mengamuk dan memukuli kaca di ruangan dekan itu hingga pecah. Mereka juga menyegel pintu ruang dekan dengan memalangnya dengan balok kayu. Sekitar pukul 12.00 Wita, akhirnya Syawal bersedia menemui mahasiswa. Mereka pun melakukan dialog. Namun hampir satu jam dialog digelar tak ada satu pun kesepakatan. Masing-masing kubu bersikeras dengan pendapatnya sendiri-sendiri. Mahasiswa pun berang dan "menyandera" sang dekan hingga tak bisa meninggalkan kampus. Sekitar pukul 14.00 Wita, saat Syawal akan keluar kampus, langsung dikerubuti mahasiswa. Mahasiswa menghalang-halangi Syawal sehingga terjadi ketegangan dengan para dosen yang membelanya. Kini mahasiswa dan pihak dekan kembali melakukan negosiasi. Belum ada satu pun polisi yang didatangkan untuk mengamankan aksi itu.
(iy/)











































