Fakta-fakta WN Inggris Penampar Staf Imigrasi Bali yang Ngamuk Lagi

Aditya Mardiastuti - detikNews
Rabu, 09 Jan 2019 08:53 WIB
Foto: WN Inggris penampar staf Imigrasi (dita/detikcom)
Denpasar - Auj-e Taqaddas mengaku menampar petugas imigrasi di Bandara Ngurah Rai karena emosi. Warga Negara (WN) Inggris itu bahkan menyebut petugas tersebut pantas ditampar.

Di persidangan Senin (7/1) lalu, Taqaddas menyebut dirinya telah mengaku jika overstay di hadapan petugas cek konter imigrasi Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Dia juga sudah membawa sejumlah uang untuk membayar denda, namun tak diterima petugas.

Berikut fakta-fakta kasus tersebut:

1. Overstay 90 Hari
Taqaddas mengakui jika dirinya overstay selama beberapa hari. Dia juga menyebut sudah melapor ke pihak imigrasi maupun Konsulat Jenderal Inggris untuk bertanya prosedur legal kepulangannya. Namun, karena balasan tak kunjung datang dia mengaku terus menunggu dan sudah overstay 90 hari.

2. Ngaku Bawa Rp 42 Juta untuk Bayar Denda Overstay dan Terus Salahkan Petugas
Taqaddas juga mengaku telah membawa uang Rp 42 juta atau saat itu sekitar 2-3 ribu poundsterling untuk membayar denda overstay. Namun, uang itu ditolak oleh petugas karena masa overstaynya telah lewat dari 60 hari.

Taqaddas merasa selalu diberikan informasi yang salah oleh petugas baik melalui surat elektronik maupun ketika bertanya langsung. Dia pun merasa tindakannya menampar petugas adalah benar.