Bisnis dan Kampanye Parpol di Lokasi Jatuhnya Mandala

Bisnis dan Kampanye Parpol di Lokasi Jatuhnya Mandala

- detikNews
Kamis, 08 Sep 2005 14:23 WIB
Medan - Lokasi jatuhnya pesawat Mandala Airlines di Jl. Jamin Ginting, Medan masih menyihir sekitar seribuan orang hingga Kamis (8/9/2005). Lokasi itu dijadikan ajang bisnis bagi pedagang kaki lima. Yang unik, lokasi itu jadi ajang kampanye sebuah partai politik. Pantauan detikcom, sekitar pukul 13.30 WIB, seribuan orang masih mendatangi lokasi bersejarah itu. Di lokasi inilah, 144 orang tewas akibat jatuhnya pesawat Mandala Airlines pada Senin (5/9/2005) lalu. Dari jumlah korban tewas itu, 45 di antaranya adalah warga sekitar lokasi itu. Memasuki hari keempat, lokasi ini masih jadi favorit bagi warga Medan. Mereka berdatangan dari seluruh penjuru Kota Medan, hanya untuk melihat lokasi dan reruntuhan bangunan dan puing pesawat. Hingga hari ini, puing-puing pesawat memang belum dibersihkan dari lokasi. Namun, puing-puing pesawat itu sudah dipindahkan dari tengah ke pinggir jalan. Pemandangan di lokasi memang masih tampak cukup porak poranda. Rumah-rumah yang terbakar juga masih tetap tampak jelas. Pemkot Medan belum membersihkan lokasi tersebut, karena kabarnya Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih membutuhkan sejumlah komponen pesawat terbang yang belum ditemukan. Meski begitu, masyarakat tetap bisa melihat dari dekat puing-puing pesawat. Tidak ada penjagaan khusus di lokasi ini. Aparat kepolisian juga tampak membiarkan masyarakat mendekat ke puing pesawat, karena memang sudah tidak tampak lagi police line. Selain masyarakat yang menonton, lokasi ini juga dipenuhi oleh pedagang kaki lima. Mulai pedagang yang menjual air minum mineral, makanan, buah-buahan hingga penjual burung, ada di lokasi. Petugas parkir dadakan juga banyak dan mengutip bayaran atas kendaraan masyarakat yang diparkir. Banyaknya warga yang masih menonton lokasi ini mengakibatkan kemacetan lalu lintas tak terhindarkan lagi. Antrean kendaraan yang melewati jalur ini tampak panjang, mencapai 4 km. Laju kendaraan di Jl Jamin Ginting yang sudah dibuka lagi untuk umum sejak hari kedua kecelakaan Mandala ini memang terhambat oleh kendaraan yang diparkir atau warga yang lalu lalang. Yang juga tampak mencolok adalah berdatangannya para pemulung. Mereka mengais-ngais rongsokan barang di lokasi jatuhnya pesawat. Seorang pemulung bahkan sampai menyewa tukang becak untuk membawa barang-barang yang ditemukannya di lokasi. Pemandangan yang cukup menarik, kini sejumlah bendera Partai Demokrat tampak terpasang di lokasi. Entah maksudnya apa. Yang jelas, sejumlah bendera parpol bentukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini terpasang di separator jalan di lokasi tersebut. Jumlahlah cukup banyak. Bendera-bendera Partai Demokrat ini baru dipasang hari ini. "Kemarin belum ada bendera Demokrat. Nggak tahu masangnya kapan ini," kata salah seorang warga Jl. Jamin Ginting. Kampanye? (asy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini