Cak Imin soal Prabowo-Sandi Unggul 3-0: Wong Materinya Belum Tahu

Cak Imin soal Prabowo-Sandi Unggul 3-0: Wong Materinya Belum Tahu

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Selasa, 08 Jan 2019 19:44 WIB
Cak Imin soal Prabowo-Sandi Unggul 3-0: Wong Materinya Belum Tahu
Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Gerindra menyebut pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul 3-0 atas Jokowi-Ma'ruf Amin dalam debat pertama capres-cawapres. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) heran atas pernyataan itu.

"Ya tentu tidak akan bisa dilihat sebelum kita gelar, ya. Nanti kita akan menunjukkan bahwa penilaian harus jernih, publik atau rakyat bisa menjadi referensi pemilih untuk menentukan pilihannya, lalu skor. Sekarang belum ada skor, wong saya kira materinya belum tahu," ujar Cak Imin di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (8/1/2019).


Pernyataan soal unggulnya Prabowo-Sandiaga dalam debat perdana mendatang sebelumnya disampaikan politikus Gerindra Habiburokhman. Habiburokhman mengklaim Jokowi akan 'digilas' 3-0 oleh Prabowo-Sandiaga. Sebab, pasangan nomor urut 01 itu dinilai lemah dalam materi debat perdana, yakni hukum, HAM, korupsi, dan terorisme.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cak Imin meyakini Jokowi-Ma'ruf akan menguasai debat yang digelar pada 17 Januari 2019 mendatang. Sebab, ketiga isu sudah dikuasai dengan baik.

Dia mengatakan ada beberapa dalam visi-misi yang akan ditonjolkan dalam debat nanti. Mulai produk UU, hukum, hingga pemberdayaan hukum.

"Banyak cara pandang ya, perbedaan cara pandang biasa. Yang paling penting adalah bagaimana menunjukkan kinerja, pemberantasan korupsinya, kinerja law enforcement-nya. Kalau buat incumbent seperti Pak Jokowi, tentu fakta-fakta di lapangan," ujarnya.

Bocoran Debat

KPU memutuskan memberikan bocoran pertanyaan kepada capres-cawapres sebelum debat. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin tidak mempermasalahkan itu.

"Pada prinsipnya, apa pun yang diatur dan disiapkan KPU, kita siap. Mau tidak ada soal yang dikasih tahu, mau tertutup, siap. Karena penyelenggara punya kewenangan mutlak untuk menentukan model dan cara berdebat pilpres," kata Cak Imin.

Kendati demikian, Cak Imin meminta KPU bersikap netral. Apabila pertanyaan yang diajukan itu secara tertutup, itu berlaku bagi kedua paslon. Sebaliknya, jika pertanyaan yang diajukan bersifat terbuka, itu berlaku bagi kedua kandidat capres-cawapres.

"Menyangkut positioning-nya, yang penting kan adil. Kalau ada soal, semuanya harus tahu soalnya. Kalau nggak ada soal, tertutup, semua harus tertutup. Prinsip keadilan itulah yang penting buat semua capres dan cawapres," ujarnya.


Di sisi lain, anggota Dewan Penasihat Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin itu mengatakan pihaknya sudah menyiapkan sejumlah pertanyaan dalam debat. Namun Cak Imin enggan membeberkan apa saja pertanyaan tersebut.

"Pasti sudah, tapi belum, nggak bisa diungkap," ucapnya.

Yang jelas, kata Cak Imin, Jokowi dan Ma'ruf siap menjawab pertanyaan yang akan diberikan baik oleh panelis maupun dari Prabowo-Sandiaga. Pihaknya juga menyiapkan tim khusus yang memberikan pendalaman kepada Jokowi-Ma'ruf untuk bisa menjawab dengan kualitas dan kapasitas yang baik. Dia meyakini akan ada banyak kejutan untuk menguji kesiapan kedua paslon dalam debat nanti.

"Pasti banyak persiapan (dan) kejutan yang menjadi cara agar pengujian kapasitas, kesiapan di antara kedua capres-cawapres ini dilakukan dengan baik," pungkasnya. (mae/idh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini