50 Warga RI Daftar Jadi Sukarelawan Bencana Katrina
Kamis, 08 Sep 2005 13:07 WIB
Jakarta - Badai Katrina yang meluluhlantakkan Kota New Orleans, Louisiana, Amerika Serikat mengundang keprihatinan warga Indonesia. Sebanyak 50 orang warga Indonesia telah mendaftarkan diri menjadi sukarelawan untuk membantu penanganan bencana itu. Pendaftaran sukarelawan untuk Katrina itu disponsori alumni Persatuan Mahasiswa Indonesia di AS (Permias). Permias juga akan mengirimkan alumninya ke AS untuk memobilisasi mahasiswa dan masyarakat Indonesia di AS dalam memberikan bantuannya. "Saat ini ada sekitar 50 orang yang sudah kita daftan di Houston untuk menjadi sukarelawan," kata Ketua Umum Permias Faisal Saleh dalam pertemuan dengan Menko Kesra Alwi Shihab di Kantor Menko Kesra, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (8/9/2005).Alumni Permias menemui Menko Kesra untuk menyampaikan bela sungkawa dan rencana memberikan bantuan terhadap korban badai Katrina. Alumni Permias merasa terpanggil membantu meringankan musibah itu karena pernah tinggal di AS. "Apalagi dulu ketika tsunami terjadi di Indonesia banyak warga AS yang memberikan bantuan kemanusiaannya," kata Faisal yang didampingi Sekjen Permias, Boy Thohir. Sukarelawan dari Permias akan memberikan bantuan tenaga ringan yang berhubungan dengan evakuasi dan keselamatan korban. Mereka antara lain akan membantu mengangkut korban ke tempat evakuasi, memindahkan barang-barang korban dan membagi-bagikan bantuan. "Untuk lebih jelasnya nanti akan kita koordinasikan dengan pihak di sana," kata Faisal.Hingga saat ini belum ada angka pasti korban tewas akibat Katrina. Namun diperkirakan jumlahnya bisa mencapai 10 ribu orang atau bahkan lebih.
(iy/)











































