RI Tolak Usul Singapura Bisniskan Pengamanan Selat Malaka

RI Tolak Usul Singapura Bisniskan Pengamanan Selat Malaka

- detikNews
Kamis, 08 Sep 2005 11:42 WIB
Jakarta - Singapura mengusulkan agar pengamanan Selat Malaka dikembangkan menjadi jasa bisnis pengamanan. Indonesia dan Malaysia menolak usul Singapura itu. "Memang ada keinginan dari pihak Singapura untuk mengembangkan jasa bisnis pengamanan ini. Namun ditentang Indonesia dan Malaysia," kata Panglima TNI Jenderal TNI Endriartono Sutanto dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/9/2005).Panglima TNI menyampaikan hal itu menanggapi pertanyaan anggota DPR tentang sinyalemen pengamanan selat Malaka telah dibisniskan. Bisnis pengamanan itu disewa oleh kapal-kapal dagang yang melewati Selat Malaka.Selama ini Selat Malaka diamankan oleh tiga negara pantai yakni Malaysia, Singapura dan Indonesia (Malsindo). Pengamanan itu berbentuk kerjasama patroli terkoordinasi Malsindo yang diluncurkan pada Juli 2004 lalu. Sejak Agustus 2005, Thailand meminta ikut bergabung dalam pengamanan itu. Panglima menjelaskan, kerjasama Indonesia, Malaysia dan Singapura dalam mengamankan Selat Malaka sudah berjalan cukup baik. Gangguan keamanan di Selat Malaka sudah tidak signifikan dan bisa diatasi. Ketiga negara yang sepakat mengamankan Selat Malaka saat ini sedang menggodok mekanisme pengamanan bersama agar keamanan di Selat Malaka menjadi lebih efektif. Pengamanan itu juga akan melibatkan kekuatan udara ketiga negara. (iy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini