Lempar Granat ke Bush, Pria Muda Diancam Bui Seumur Hidup
Kamis, 08 Sep 2005 10:56 WIB
Jakarta - Masih ingat dengan insiden pelemparan granat saat Presiden AS George W Bush berpidato? Pria yang dituduh sebagai pelaku pelemparan granat itu didakwa melakukan upaya pembunuhan Bush.Jika terbukti bersalah, warga Georgia bernama Vladimir Arutinian itu bisa diancam hukuman penjara seumur hidup. Demikian disampaikan Departemen Kehakiman AS dalam statemennya seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (8/9/2005).Pria berusia 27 tahun etrsebut saat ini ditahan di penjara Georgia. Dia masih akan disidang atas perbuatannya melemparkan granat tangan ke kerumunan orang saat kunjungan Bush ke Tbilisi, Georgia pada Mei lalu.Pemerintah AS akan menunggu hingga dia diadili di Georgia sebelum memutuskan apakah akan mengupayakan ekstradisinya guna diadili di AS. Insiden granat tersebut terjadi pada 10 Mei 2005 ketika Bush sedang menyampaikan pidato di Freedom Square, Tbilisi. Granat hidup yang dibungkus dengan kain itu dilemparkan ke kerumunan warga, tidak jauh dari podium tempat Bush berpidato. Granat tersebut gagal meledak.Arutinian dituduh sebagai pelakunya. Sebelumnya, pemuda itu telah dikenai tuduhan pembunuhan anggota Kementerian Urusan Dalam Negeri Georgia dan tuduhan-tuduhan terkait terorisme.
(ita/)











































