Komisi V DPR-Menhub Bahas Kecelakaan Mandala

Komisi V DPR-Menhub Bahas Kecelakaan Mandala

- detikNews
Kamis, 08 Sep 2005 09:55 WIB
Jakarta - Tragedi Mandala Airlines akan menjadi bahasan utama rapat kerja antara Komisi V DPR dengan Menteri Perhubungan Hatta Rajasa. Komisi V DPR akan meminta penjelasan mengapa kecelakaan pesawat kembali terulang.Rapat kerja Komisi V DPR dengan Menhub digelar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/9/2005). Sedianya rapat juga akan memanggil Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), namun komisi itu meminta waktu karena belum selesai membuat laporan Mandala. Anggota Komisi V DPR Erman Suparno menyatakan, ada empat agenda yang akan dibahasa dengan Hatta. Pertama, meminta laporan tentang kecelakaan Mandala Airlines yang menewaskan 100 orang lebih."Kita akan meminta penjelasan kok terjadi kecelakaan lagi yang memprihatinkan. Dulu Lion sudah sangat memukul kita, sekarang kok terulang pada Mandala," kata Erman dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (8/9/2005). Dalam kasus itu, Komisi V akan menanyakan sejumlah dugaan yang mungkin menjadi penyebab kecelakaan maut itu. Misalnya kemungkinan kelebihan beban. "Ada pertanyaan mendasar mengapa di dalam kabin Mandala jumlah pramugari hanya tiga orang. Juga mengapa pilot yang semestinya tidak datang?" jelas Erman. Kedua, Komisi V akan meminta keterangan tentang perkembangan janji pemerintah yang akan mengaudit bandara internasional. Janji itu pernah disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyusul kecelakaam Lion di Solo, 30 November 2004 lalu. "Kita ingin tahu seberapa jauh hasil audit itu," ujar anggota DPR dari FPKB itu. Ketiga, mengenai KNKT yang harus independen. Komisi V DPR akan menyoroti apakah anggota KNKT benar-benar diambil orang yang profesional dan ahli tentang penerbangan.Keempat, akan meminta Menhub menjelaskan blue print sistem bandara internasional di Indonesia. Setelah rapat dengan Menhub, Komisi V akan menjadwalkan memanggil KNKT dan direksi sejumlah maskapai penerbangan. (iy/)


Berita Terkait