DetikNews
Senin 07 Januari 2019, 16:47 WIB

WN Inggris Akui Tampar Staf Imigrasi Bali: Dia Pantas Mendapatkannya

Aditya Mardiastuti - detikNews
WN Inggris Akui Tampar Staf Imigrasi Bali: Dia Pantas Mendapatkannya Foto: WN Inggris penampar staf Imigrasi Bali (dita/detikcom)
Denpasar - Warga Negara (WN) Inggris Auj-e Taqaddas mengakui telah melakukan penamparan staf Imigrasi Indonesia di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Dia mengaku emosi karena petugas tidak memberikan jawaban ketika ditanya.

Taqaddas mengatakan peristiwa penamparan itu terjadi pada Sabtu (28/7/2018). Taqaddas mengatakan dia sudah memiliki tiket pulang kembali ke negaranya dengan maskapai Jetstar.

"Tanggal 28 Juli 2018 sekitar jam 19.00-20.00 Wita di bandara. Airline cek tiket dan paspor, setelah itu saya ke imigrasi cek tiket, paspor. Saya berikan paspor saya ke konter, saya sudah membawa sejumlah uang denda karena overstay dan saya punya tiket, mereka mulai drama dan membawa saya ke kantor imigrasi. Dan di konter Imigrasi itu saya ditertawakan dan dibawa ke salah satu ruangan yang tidak terlalu kecil ruangannya," ujar Taqaddas dalam sidang pemeriksaan terdakwa di PN Denpasar, Jl PB Sudirman, Denpasar, Bali, Senin (7/1/2019).


Taqaddas menjelaskan dalam ruangan tersebut dia melihat seorang petugas duduk di belakang meja, dan ada sekitar 7-8 pria yang berdiri di sisi lainnya. Dia mengaku difoto dan divideo tanpa izin.

"Sampai di ruangan, saya bertemu satu pria di belakang meja, dan sekitar 7-8 orang petugas, saya tidak tahu jelas status mereka, tapi mereka pada ambil kamera, dan memvideo saya," jelasnya.

Majelis hakim kemudian bertanya apakah petugas yang duduk di meja menerangkan soal overstay. Taqaddas lalu menyebut soal rekaman CCTV yang ditunjukkan imigrasi, bagaimana dia terus bertanya alasannya ditahan tak bisa pergi, padahal dia sudah membawa uang denda.

"Saya bilang kenapa saya tidak bisa pergi, saya bawa uang denda untuk overstay tapi petugas imigrasi tidak menjawab pertanyaan saya," terangnya.


Ketua majelis hakim Esthar Oktavi lantas bertanya soal penamparan yang dilakukan Taqaddas. Taqaddas mengaku dia menampar petugas karena menganggap petugas tersebut tidak profesional.

"Saya tanya dia berulang kali kenapa saya nggak bisa pergi, tapi tidak dijawab. Petugas Imigrasi hanya berdiri, mereka menertawakan saya, saya dihina, mereka mengambil video. Karena tindakan mereka yang tidak profesional makanya saya menampar. Dia saya tampar satu kali karena dia pantas mendapatkannya, sepertinya sih tangan kanan," terangnya.


Simak juga video 'Kekecewaan Barbie Nouva Saat Petugas Imigrasi Foto Bareng Maria Ozawa':

[Gambas:Video 20detik]


WN Inggris Akui Tampar Staf Imigrasi Bali: Dia Pantas Mendapatkannya

(ams/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed