Ma'ruf Amin dan Yahya Staquf Bahas Rekonsiliasi Pascapilpres

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Senin, 07 Jan 2019 15:13 WIB
Foto: Ma'ruf Amin usai pertemuan dengan Yahya Cholil Staquf (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta - Katib Aam PBNU Yahya Cholil Staquf menyambangi kediaman cawapres nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin. Yahya mengaku membahas sejumlah hal, termasuk rekonsiliasi pascapilpres.

Pantauan di kediaman Ma'ruf, Jl Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (7/1/2019), Yahya Staquf tiba sekitar pukul 10.28 WIB. Mengenakan kemeja koko hitam dan peci hitam, Yahya turun dari mobil bernomor polisi 'RI 76' lalu masuk ke rumah Ma'ruf Amin. Pertemuan berlangsung selama dua jam lebih.

"Ada sejumlah hal yang sangat mendasar yang beliau rasakan bahwa pentingnya kita membangun strategi ke arah rekonsiliasi," ujar pria yang akrab disapa Gus Yahya itu.


"Kita perlu pikirkan bagaimana strategi kita untuk membangun rekonsiliasi supaya apa pun hasilnya dari kompetisi politik, hasil itu harus menjadi milik bersama," lanjutnya.

Ma'ruf Amin dan Yahya Staquf Bahas Rekonsiliasi PascapilpresFoto: Yahya Cholil Staquf usai pertemuan dengan Ma'ruf Amin (Lisye Sri Rahayu/detikcom)

Senada dengan Gus Yahya, Ma'ruf Amin mengakui pentingnya rekonsiliasi. "Ya tentu harus, jangan sampai pemilu itu menyebabkan perpecahan. Pemilu ini kan kita lakukan per lima tahun. Keutuhan bangsa itu harus kita jaga sepanjang masa. Begitu selesai, maka perbedaan perselisihan itu sudah selesai," ujar Ma'ruf.

Dalam pertemuan itu, Ma'ruf Amin dan Gus Yahya yang juga anggota Wantimpres itu juga membahas RUU Pesantren. Ma'ruf berjanji akan mempercepat penyelesaian rancangan UU Pesantren jika terpilih.


Selain itu, Gus Yahya juga mengundang Ma'ruf Amin untuk hadir dalam konferensi besar dan musyawarah nasional alim ulama.

"Ada banyak hal yang beliau gagas yang menjadi perhatian penting khususnya. Karena tidak lama lagi Insyaallah pada bulan Februari akan menggelar konferensi besar dan musyawarah nasional alim ulama. Tentu juga, bahkan pada waktu munas nanti mengundang Kiai Ma'ruf Amin untuk berdialog peserta musyawarah alim ulama nantinya," ucap Yahya Staquf yang juga anggota Wantimpres itu. (gbr/tor)