detikNews
Sabtu 05 Januari 2019, 13:38 WIB

Caleg Gerindra Tersengat Listrik Saat Pasang Baliho, 2 Orang Tewas

Zulkipli Natsir - detikNews
Caleg Gerindra Tersengat Listrik Saat Pasang Baliho, 2 Orang Tewas Baliho caleg Abdul Hamid di Bone. (Zulkipli Natsir/detikcom)
Bone - Empat orang menjadi korban sengatan listrik saat memasang baliho calon anggota legislatif (caleg) di Bone, Sulawesi Selatan. Sang caleg yang berasal dari Partai Gerindra, Abdul Hamid, menjadi salah satu korban.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (4/1) petang di jalur Trans Sulawesi, Dusun Kaccope, Desa Bulubulu, Tonra, Bone. Kejadian ini bermula saat Abdul Hamid bersama 3 orang lainnya, Anwar Madorang (45), Kasman Makkelo (34), dan Idrus Indrastono (30), memasang baliho berukuran 3x6 meter.

Namun keempatnya diduga lalai memperhitungkan teknis pemasangan baliho yang berada di dekat kabel-kabel listrik. Baliho yang rangkanya terbuat dari besi itu kemudian menyentuh kabel tiang listrik saat didirikan sehingga membuat Abdul cs secara bersamaan tersetrum.


"Kejadiannya kemarin sore jelang magrib, yang diakibatkan oleh rangka besi baliho yang terbuat dari besi ini didirikan. Rangkanya dibuat terlalu panjang hingga 7 meter dan menyentuh kabel listrik hingga mengakibatkan 4 korban tersengat listrik," ungkap Kapolsek Tonra Iptu Suharto di kantornya, Sabtu (5/1/2019).

Caleg Gerindra Tersengat Listrik Saat Pasang Baliho, 2 Orang TewasBaliho Caleg Abdul Hamid di Bone. (Zulkipli Natsir/detikcom)

Akibat peristiwa ini, Kasman Makkelo dan Idrus Indrastono tewas di lokasi kejadian, meski sebelumnya sempat dilarikan ke RSUD Sinjai. Sementara itu, caleg Abdul Hamid diketahui masih menjalani perawatan di RSUD Tenriwaru, Bone. Sedangkan Anwar mengalami luka bakar tapi sudah dinyatakan membaik dan akan segera dipulangkan dari Puskesmas Tonra.


Jenazah Idrus Indrastono dimakamkan tidak jauh dari rumah duka di Desa Bulu-bulu, yang diiringi rasa haru pihak keluarga. Keluarga korban pun mengaku telah diberi santunan berupa biaya pemakaman dan biaya lain.

"Biaya untuk pemakaman ditanggung Bapak Hamid, juga untuk semua utang-utang korban yang belum sempat terbayarkan beliau janji akan tanggung," kata salah satu kerabat korban, Junto, saat ditemui detikcom di rumah duka.
(elz/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed